p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam Harmoni
Muhammad Irfan Syuhudi
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al-Qalam

POLA PEMBINAAN MUALLAF DI KOTA MANADO Muhammad Irfan Syuhudi
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.667 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.148

Abstract

Pembinaan muallaf di Kota Manado menjadi sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan. Apalagi, Kota Manado merupakan daerah yang kebanyakan penduduknya beragama non Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pembinaan muallaf di Kota Manado, mengetahui hambatanhambatannya, dan mendeskripsikan keterlibatan kementerian agama dalam membina muallaf. Penentuan informan dilakukan secara purposive, yakni para muallaf dan orang-orang yang terlibat dalam pembinaan muallaf. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan, pembinaan muallaf di Kota Manado sejauh ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat (kementerian agama provinsi dan kota). Pembinaan muallaf lebih banyak dilakukan oleh ormas, yayasan (lembaga pendidikan), dan individu-individu. Karena itu, kementerian agama seharusnya melibatkan diri dalam proses pembinaan muallaf, termasuk bekerja sama dengan ormas atau orang-orang yang fokus melakukan pembinaan.
GAYA HIDUP PELACUR DI MAKASSAR Muhammad Irfan Syuhudi
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.233 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.177

Abstract

Tulisan ini ingin mengetahui fenomena pelacur di Makassar. Pelacur bekerja dengan “menjual”tubuhnya untuk dinikmati oleh laki-laki demi meraup uang. Penelitian bertujuan mendeskripsikankondisi ekonomi pelacur dan apa-apa saja strategi mereka untuk menggaet laki-laki. Pengumpulan datadengan wawancara dan observasi, serta penentuan informan dengan purposive. Penelitian menemukan,kehidupan ekonomi sebagian pelacur di Makassar tergolong sejahtera. Gaya hidupnya pun menunjukkankategori menengah atas. Ini dilihat dengan barang-barang pribadi yang mereka miliki, termasuk mobil.Strategi yang diterapkan untuk menggaet laki-laki adalah memperhatikan penampilan dengan selaluterlihat cantik dan bergaya. Mereka biasa nongkrong di kafe-kafe dan rumah makan.
UNDERSTANDING OF RELIGIOUS MODERATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS AT MADRASAH ALIYAH AND HIGH SCHOOLS IN MAJENE REGENCY Muhammad Irfan Syuhudi
Al-Qalam Vol 27, No 2 (2021)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v27i2.982

Abstract

Islamic religious groups, which carry radical ideologies, are not only targeting ordinary people. They also reach religious and public schools through the doctrine of Islamic Religious Education teachers. This study described the understanding and attitudes of PAI teachers in Majene regarding the diversity of religions, ethnicities, and minority groups; PAI teachers' knowledge of the relationship between Islam and the state; and the understanding of PAI teachers on defining the relationship between religion and local traditions. Using qualitative research, data collection was carried out through interviews, observations, and literature studies. Then, it was analyzed through descriptive qualitative. Informants included PAI teachers in Majene, Principal of high schools, Principal of MAN Majene, Heads of the Ministry of Religion in Majene, students, and community leaders. The findings of this study: First, PAI teachers in Majene consider religious and ethnic diversity as sunnatullah, so no need to argue. In contrast, PAI teachers show a lack of respect towards minority Islamic religious groups, especially those often disrupt Indonesian harmony. Second, PAI teachers in Majene consider that the Unitary State of the Republic of Indonesia has reached the ideal point, and Pancasila has reflected the diversity of life in Indonesia. Therefore, PAI teachers disagree with religious groups who want to establish an Islamic state (khalifah). Third, the local religious traditions in Majene community are traces of the local scholars' legacy and Islam propagators in Mandar, which are not contradicting Islamic law. The religious understanding of PAI teachers in Majene is generally moderate.