This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Rosdiana Muas
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jl. A.P.Pettarani No. 72

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYELENGGARAAN PESANTREN SALAFIYAH SHOHIBUL QUR'AN DI KOTA KENDARI Rosdiana Muas
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.773 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kondisipenyelenggaraanpendidikan diPesantren Salafiyah Shohibul Qur 'anKendari. Penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan pondokpesantren Shohibul Qur'an adalah didasarkan padalama seorang santri dalam menamatkan hafalannya, dan masa pembelajaran bagi program Wajar Dikdas disesuaikandengan masa pembelajaran yang diberlakukan bagi program yang diikuti oleh santri. Kurikulum yang digunakan selainkurikulum formal,yakni kurkikulum kementerian Diknasdan kurikulum Kementerian Agama, juga menerapkan kurikulumpesantren. Metode pembelajaran yang digunakan di antaranya metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Metode lainyang digunakan adalah hafalan (muhafazah), demonstrasi (praktekibadah), Muhawarah (muhadasah), sorogan (privat)dan bandongan. Sistem penilaian yang digunakan pada pondok pesantren Shohibul Quran, karena belum ada rapor,maka yangdipakai adalah buku setoran hafalan. (setiap siswa diwajibkan menghafal 1 muka (satu halaman) satu hari),jadi siswa diharapkan mampu menghafal 1 juz satu bulan. Rata-rata siswa yang ada di pondok ini sekitar 70% mampumencapai target hafalan tersebut. Sistem evaluasiyang digunakan adalah evaluasi harian, mingguan, maupun bulanan.Ketentuan evaluasi ini didasarkan pada pokok bahasan/tema yang telah diberikan oleh ustaz/ustazah. Respon yangditunjukkan oleh masyarakat terhadap keberadaan Pondok Pesantren Shahibul Qur 'an sangantapresiatif baik terhadappenyelenggaraan pendidikan maupun pengembangan kemasyarakatan.