This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
pat badrun
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLA PEMBINAAN KEAGAMAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN SULAWESI SELATAN pat badrun
Al-Qalam Vol 8, No 2 (1996)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.235 KB) | DOI: 10.31969/alq.v8i2.614

Abstract

Tulisan ini diangkat dari laporan hasil penelitian tentang Pota Pembinaan KehidupanBeragama Terhadap Narapidana di Berbagai Lembaga Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.Penelitian itu sendiri dilaksanakan oleh Balai Penelitian Lektur Keagamaan Ujungpandangbekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Tingkat I SulawesiSelatan dalam tahun anggaran 1994/1995. Sesuai dengan tujuannya maka hasil penelitiantelah mengidentifikasikan pola pembinaan kehidupan keagamaan yang dianggap standar sertaberlaku pada semua Lembaga Pemasyarakatan yang diteliti, serta aspeknya meliputi materi danmetode pembinaan, sarana dan tujuan serta pencapaiannya, dan hambatan yang dihadapi dalampelaksanaannya. Laporan hasil penelitian telah dipresentasikan dalam seminar yang diadakanoleh BAPPEDA Tingkat I Sulawesi Selatan dan disampaikan oleh Pat. Baclrun (penulis naskahini).
KERAJINAN RUMAH TANGGA DI TANAH TORAJA Suatu Studi Mengenai Peranan Kerajinan Ukir-Ukiran Khas Toraja dalam Peningkatan Taraf Kesejahteraan Hidup Pengrajin pat badrun
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.066 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.673

Abstract

Di dalam rumusan GBHN, kerajinanrumahtangga digolongkan ke dalam industrikecil. Pembinaannya telah diprogramkan sejakawal Repelita dan dalam Pelita V ini arahpembinaannya ditujukan kepada upayamemperluas lapangan pekerjaan serta kesempatanberusaha, meningkatkan ekspor, menumbuhkankemampuan dan kemandirian berusahaserta meningkatkan pendapatan pengusahakecil dan pengrajin.Namun demikian, masih diprtanyakanseberapa jauh arah pembinaan yang akan ditujuitu telah dapat tercapai, baik dalam skalanasional maupun daerah, terutama kontribusinyadalam meningkatkan tarap kesejahteraanhidup para pengrajin itu sendiri yang padaumumnya bermukim di pedesaan.