This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Margriet Moka Lappia
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLITISASI IDEOLOGI DALAM LINTASAN SEJARAH Margriet Moka Lappia; A. Lili Evita
Al-Qalam Vol 25, No 3 (2019)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.346 KB) | DOI: 10.31969/alq.v25i3.783

Abstract

Een Kwestie Van Macht (persoalan kekuasaan) karya Anthony Van Kampen, mengisahkan riwayat dr. l.j.a. schoonheyt yang mengalami perubahan nasib yang drastis akibat politisasi ideologi setelah menulis bukunya boven digoel.. dokter ahli penyakit tropis di tanah jajahan Hindia belanda yang berkarier gemilang, dihormati serta hidup mapan ini, menjadi tahanan politik tanpa prosedur yang normal. ia ditawan sejak 1940 dan saat belanda menyerah di tahun 1942, diberangkatkan ke Suriname, dan baru dibebaskan kembali tahun 1946. penuh perjuangan dan untuk waktu yang lama, schoonheyt mengusahakan rehabilitasi namanya. Chalid Salim, adik agus salim, yang berjuang untuk kaum tertindas dan dibuang belanda mengalami nasib yang tak jauh berbeda. nasib dan perlakuan penahanan sebagai dampak politisasi ideologi juga dialami banyak orang di tahun 1965 dengan pecahnya g30s. ada yang memang bersimpati dan aktif dalam organisasi politik pki, namun ada juga yang hanya mendaftar dalam suatu organisasi berorientasi komunis untuk mengikuti kegiatan seni menyanyi atau menari. ini nyata dari kesaksian dalam acara Kick Andy Show tanggal 3 mei 2019 yang menginterviu ibu-ibu mantan tapol yang menjadi korban penahanan tanpa prosedur pengadilan. mereka masih mengharapkan rehabilitasi nama mereka. di masa kini istilah politisasi ideologi kembali terdengar. pihak yang ditangkap merasa dizalimi dan menuduh penguasa melakukan kriminalisasi. sebaliknya pihak penguasa menyatakan menjalankan kewajibannya sesuai prosedur hukum yang berlaku. melalui metode heuristik dan analisis wacana peristiwa-peristiwa ini akan direkonstruksi dan dianalisis dimana akan diperlihatkan betapa kondisi politik dan kebijakan penguasa, dipengaruhi rumor media, dapat membuat sejumlah orang tak bersalah menjadi korban politisasi ideologi.