This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Abd. Kadir Massoweang
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HJ. SITI ROHANI ASYKARI: Berdakwah Lewat Majelis Taklim Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.377 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.137

Abstract

Penelitian ini membahas tentang biografi Siti Rohani Asykari sebagai ulama perempuan di Samarinda. Data-data penelitian ini merupakan hasil wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Wawancara mendalam terhadap Siti Rohani Asykari sebagai informan kunci dilakukan untuk mengetahui kehidupan pribadi, peran akademik dan sosialnya. Peran sosial yang dimainkan Hj. Siti Rohani Asykari samarinda yaitu; mendirikan Yayasan al-Jawahir, sebagai media pendidikan untuk anak-anak miskin di sekitar lingkungannya, aktif melakukan dakwah secara non-formal dengan membuat dan mendirikan majelis ta’lim buat para ibu. Siti Rohani Asykari juga aktif di Aisyiyah-Muhammadiyah. Di samping itu, ia juga bergelut dengan Golkar.
EKSISTENSIBKKHUA DALAM PEMBINAAN KERUKUNAN fflDUP ANTAR UMAT BERAGAMA DIKOTA JAYAPURA (Antara Harapan Dan Kenyataan) Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.846 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.572

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian evaluatifyang berusaha mencaritahu tentang kesesuaian antara lembaga, dengan kenyataan di lapangan.Penelitian ini dilakukan di Kota Jayapura, Ibukota Provinsi Papua, danBadan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama (BKKHAUA)sebagai sasaran penelitian. Teknik pengumpulan data yang dipergunakanadalah studi kepustakaan, wawancara, dan pengamatan. Analisis yangdigunakan dalam penelitian ini berpegang pada perinsip penelitian kualitatif.Badan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama(BKKHUA) Kota Jayapura terbentuk pada tahun 2004 atas kesepakatantokoh-tokoh agama yang mewakili lima lembaga agama dalam suatupertemuan yang dilaksanakan oleh Departemen Agama Kota Jayapura dandiberikan fasilitas oleh Pemerintah Kota. Tujuan pembentukan badan iniadalah untuk membangun masyarakat yang religius, sehingga tercapai trikerukunan beragama yang mantap dan dinamis dengan cinta kasih yangmempesatukan berbagai keragaman yang ada. Tri kerukunan beragamaterdiri atas kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umatberagama, dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah. Walaupunsecara kelembagaan, Badan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar UmatBeragama belum melaksanakan kegiatan yang diprogramkan, namunmasyarakat sudah merasakan manfaat peran tokoh-tokoh agama, terutamadalam mengantisipasi persoalan-persoalan yang dapat mengganggukerukunan antar umat beragama
DINAMIKA MAHASISWA DALAM MEMBANGUN CITRA KAMPUS RELEGIUS DI SULAWESI SELATAN Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 12, No 1 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.848 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i1.584

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakanmetode wawancara dan observasi. Penelitian yang berlokasi di beberapa perguruantinggi di Sulawesi Selatan ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas-aktivitasdan pandangan-pandangan kelompok keagamaan di tingkat mahasiswa dalamupaya membangun citra kampus religius.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kegiatan dan aktivitas kelompok-kelompokkeagamaan itu berdasar pada dua orientasi, yaitu internal dan eksternal. Orientasiinternal bertujuan untuk penguatan organisasi dengan melakukan kegiatanpelatihandan pengkaderan, sedangkan orientasi eksternal bertujuan mempengaruhipemikiran keagamaan yang berkembang berdasarkan misi dan tujuan organisasidengan melakukan berbagai kajian, seminar, dan bedah buku.Pandangankelompok-kelompok keagamaan menyangkut berbagai aspek ajaran Islam danaspek kehidupan manusia dengan tidak terlepas dari faktor-faktor yangmelatarbelakangi keberadaannya. Berdasarkan tema-tema kajian yangberkembang, kelompok-kelompok keagamaan tersebut dapat dibagi pada tigakelompok: Pertama, kelompok yang semata-mata menyampaikan ajaran Islamdalam rangka untuk memberikan keseimbangan sikap dalam kehidupan ini. Kedua,kelompok yang ingin melakukan pemurnian terhadap ajaran agatna berdasarkanAlquran dan hadis. Ketiga, kelompok yang ingin melakukan islamisasi seluruhkehidupan manusia, untuk membentuk suatu masyarakat berdasarkan ajaran Islam.