Penelitian pendidikan agama bagi anak difabel di SLB bertujuan untuk menjawab dan memberikansolusi dari tiga permasalahan, yakni pertama, tentang realitas kompetensi pendidik yang mengajarkanpendidikan agama, kedua, proses pembelajaran pendidikan agama Kristen, dan ketiga, faktor pendukungdan penghambat pendidikan agama di SLB. Studi ini dilakukan di SLBN Kotaraja dengan menggunakanpendekatan kualitatif dan pengamatan model pembelajaran individu sederhana terhadap pengelolaankelas pada pelajaran pendidikan agama. Hasil dari studi ini menemukan bahwa tenaga kompetensipendidik yang berlatarbelakang agama tidak memiliki kompetensi ke-PLB-an, karena itu perlu adanyaperhatian yang besar bagi pemerintah dalam mengadakan tenaga pendidik, khususnya pendidikanagama, atau melakukan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga pendidik yang berlatarbelakang ke-PLB-an dengan model-model pembelajaran pendidikan agama. Selain itu, proses pembelajaran harusdiperhatikan jenis difabel peserta didik untuk mengefektifkan proses pembelajaran pendidikan agama,model klasikal dengan menggabungkan dalam satu kelas tidak efektif dan efisien. Perlunya reformulasimodel-model pembelajaran pendidikan agama, termasuk kaitannya dengan pembuatan rencanapembelajaran yang lebih realistis.