Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDETEKSIAN RESISTIVITAS LAPISAN PERMUKAAN BAWAH TANAH CANDI SIPAMUTUNG DENGAN METODE GEOLISTRIK DIDESA SIPARAU KECAMTAN BARUMUN TENGAH KABUPATEN PADANG LAWAS Meilidia Mangunsong; Karya Sinulingga; Rahmatsyah Rahmatsyah
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.14101

Abstract

Telah dilakukan penelitian geolistrik untuk menentukan batuan bawah permukaan Candi Sipamutung di daerah siparau Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur perlapisan secara horizontal dan vertikal di daerah lokasi candi Sipamutung berdasarkan nilai resistivitasnya. Penentuan jenis batuan di bawah permukaan candi dilakukan dengan menggunakan alat geolistrik ARES (Automatic Resistivity System) D4.vv4, SN : 0609134 dengan metode Schlumberger sebanyak 3 lintasan dan panjang lintasan 75 meter dengan jarak antar elektroda 5 meter. Nilai resistivitas bawah permukaan diolah menggunakan software Res2Dinv didapatkan penampang dua dimensi. Penentuan titik penelitian menggunakan GPS (Global Position System). Hasil penelitian geolistrik menunjukkan bahwa nilai resistivitas terendah dan tertinggi pada lokasi penelitian yaitu 3 Wm dan 1386 Wm yang didominasi batu aluvium dan andesit. Jenis batuan yang terdapat di bawah lokasi penelitian berupa lapisan air tanah dengan resistivitas 3 Wm – 7,21 Wm, lempung  dengan resistivitas antara 8 Wm – 120 Wm, nilai resistivitas 240Wm - 577 Wm sebagai aluvium, dan  resistivitas 743 Wm- 1400Wm merupakan batuan andesit.Kata Kunci : Geolistrik, Candi Sipamutung, Res2dinv
Studi Penentuan Anomali Situs Purbakala di Tapanuli Tengah Dengan Metode Geomagnetik Jamaludin Hasibuan; Asdiati Berutu; Halimahtun Sakdiah; Rahmatsyah Rahmatsyah
Wahana Fisika Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v2i1.7040

Abstract

Penelitian penentuan anomali magnetik situs arkeologi di Tapanuli Tengah dengan metode geomagnetik telah dilakukan untuk mengetahui adanya penampang anomali magnetik di lokasi Lobu Tua. Metode pengukuran Geomagnet menggunakan tipe PPM (Proton Precession Magnetometer) Elsec 770, pengambilan data dilakukan secara acak dengan jumlah titik yang diperoleh 51 titik pengukuran, pengolahan data menggunakan surfer 11 untuk mendapatkan peta kontur dan Mag2DC for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran struktur pelapis Lobu Tua menggunakan metode geomagnet menyebar secara vertikal dan horizontal. Anomali dengan metode geomagnetik memiliki nilai terendah - 122,34 nT dan nilai tertinggi adalah -100,34 nT, dan nilai suseptibilitas 0,77, 0,87, 0,91 dimana model anomali permukaan didominasi oleh batuan alluvium sesuai dengan Peta geologi.Research on the determination of anomaly archaeological site in Central Tapanuli by geomagnetic method has been done in order to know the magnetic anomaly cross section of Lobu Tua site. Geomagnet measurement method using PPM (Proton Precession Magnetometer) type Elsec 770, data retrieval is done randomly with number of point obtained 51 point measure, data processing using surfer 11 to get contour map and Mag2DC for windows. The result of the research shows that the dissemination of Lobu Tua's site coating structure using geomagnet method is spread vertically and horizontally. The anomaly with geomagnetic method has the lowest value - 122,34 nT and the highest value is -100,34 nT, and the susceptibility value 0,77, 0,87, 0.91 where the surface anomaly model is dominated by alluvium rocks according to the geological map.