Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis alat bantu yang telah diberikan dalam program pemberian alat bantu difabel hingga mengevaluasi pelaksanaan program pada penyandang disabilitas oleh Dinsospenmas Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berfokus pada empat komponen dalam model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) oleh Daniel Stufflebeam dan dinilai menggunakan analisis ketercapaian evaluasi program, yaitu pengklasifikasian tiga kategori penilaian (Tinggi, Moderat, Rendah) dari Issac dan Michael. Data diperoleh dari data primer dan sekunder melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan evaluasi menunjukkan bahwa pada aspek konteks, sebagian besar komponen evaluasi telah terpenuhi dengan beberapa catatan bahwa masih kurang optimalnya pendataan dalam mengkategorikan jumlah penyandang disabilitas bersadarkan jenisnya. Pada aspek masukan, komponen evaluasi terpenuhi sebagian. Tidak adanya bentuk kerja sama dengan pihak luar sementara hal tersebut merupakan suatu aspek yang cukup besar menunjang kesuksesan suatu program. Begitu pula pada aspek proses dan hasil, komponen evaluasi keduanya terpenuhi sebagian. Proses monitoring yang hanya dilakukan satu kali, alat bantu yang tersedia dan yang diberikan berukuran sama rata, hingga muncullah berbagai ketidaksesuaian mulai dari segi ukuran, kenyamanan, maupun tingkat keparahan disabilitas penerima alat bantu difabel.