Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komparasi Kepadatan dan Pertumbuhan Penduduk antara Urban (Perkotaan) dan Rural (Perdesaan) di Kota Payakumbuh Dwi Arianda Rahman
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.87 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i1.80

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbandingan kepadatan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh,(2) Perbandingan pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh, (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Jenis data yaitu data sekunder.Teknik pengumpulan data dengan melakukan survey data dan analisis citra quickbird. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) Kepadatan penduduk tahun 2007-2016 di perkotaan kepadatan penduduknya 19,11-23,82 jiwa/ha tergolong sedang, di perdesaan 7,03-8,44 jiwa/ha tergolong jarang. (2)Pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan tahun 2007-2016, pertumbuhan penduduk di perkotaan 2,22% pertahun tergolong cepat, pertumbuhan penduduk di perdesaan 1,84% pertahun tergolong lambat. (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman dari tahun 2007-2016 di perkotaan bertambah 449 ha, perubahan kawasan permukiman di perdesaan bertambah 225 ha.
Komparasi Kepadatan dan Pertumbuhan Penduduk antara Urban (Perkotaan) dan Rural (Perdesaan) di Kota Payakumbuh Dwi Arianda Rahman
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i1.80

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbandingan kepadatan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh,(2) Perbandingan pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh, (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Jenis data yaitu data sekunder.Teknik pengumpulan data dengan melakukan survey data dan analisis citra quickbird. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) Kepadatan penduduk tahun 2007-2016 di perkotaan kepadatan penduduknya 19,11-23,82 jiwa/ha tergolong sedang, di perdesaan 7,03-8,44 jiwa/ha tergolong jarang. (2)Pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan tahun 2007-2016, pertumbuhan penduduk di perkotaan 2,22% pertahun tergolong cepat, pertumbuhan penduduk di perdesaan 1,84% pertahun tergolong lambat. (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman dari tahun 2007-2016 di perkotaan bertambah 449 ha, perubahan kawasan permukiman di perdesaan bertambah 225 ha.
Komparasi Kepadatan dan Pertumbuhan Penduduk antara Urban (Perkotaan) dan Rural (Perdesaan) di Kota Payakumbuh Dwi Arianda Rahman
JURNAL BUANA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i1.80

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbandingan kepadatan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh,(2) Perbandingan pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh, (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman antara perkotaan dan perdesaan di Kota Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Jenis data yaitu data sekunder.Teknik pengumpulan data dengan melakukan survey data dan analisis citra quickbird. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) Kepadatan penduduk tahun 2007-2016 di perkotaan kepadatan penduduknya 19,11-23,82 jiwa/ha tergolong sedang, di perdesaan 7,03-8,44 jiwa/ha tergolong jarang. (2)Pertumbuhan penduduk antara perkotaan dan perdesaan tahun 2007-2016, pertumbuhan penduduk di perkotaan 2,22% pertahun tergolong cepat, pertumbuhan penduduk di perdesaan 1,84% pertahun tergolong lambat. (3) Perubahan penggunaan lahan untuk kawasan permukiman dari tahun 2007-2016 di perkotaan bertambah 449 ha, perubahan kawasan permukiman di perdesaan bertambah 225 ha.