Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kategori Zona Rawan Longsor Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung Menuju Sungai Pisang di Kota Padang wirman nofriadi
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.761 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i2.114

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentangpenggunaan lahan, tekstur tanah, pelapukan batuan, kemiringan lereng, intensitas curah hujan, dan sebaran kelas zona rawan longsor sepanjang Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung menuju Sungai Pisang di Kota Padang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengambilan sampel penelitian diambil berdasarkan satuan lahan di daerah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran dengan overlay dari lima parameter yaitu: Tekstur Tanah, Pelapukan Batuan, Kemiringan Lereng, Curah Hujan dan Penggunaan lahan. Hasil penelitian ditemukan: 1) penggunaan lahan ditemukan pemukiman 33%, pertanian lahan kering 22%, semak belukar22%, dll 22%. 2)tekstur tanah yang lebih dominan adalah liat berdebu sebanyak 44%, pasir 33% dll 33%. 3)pelapukan batuan berada dalam kategori tidak lapuk 33%, lapuk sedang 22%, lapuk ringan 22 %, dll 22%, 4)kemiringan lereng bervariasi yaitu kategori datar 33 % curam 22%, sangat curam 22%, dll 22%. 5)curah hujan BMKG Teluk Bayur Kota Padang periode 2012-2016 dengan rata rata 368.82 mm/bln dalam kategori sangat tinggi. 6) Kelas longsor Zona I, terdapat pada titik sampel 4, 5, 7, 9. Kelas longsor Zona II terdapat pada titik sampel 1, 8. Kelas longsor Zona III, terdapat pada titik sampel 2, 3, 6. Kata Kunci : Satuan Lahan, Longsor Sepanjang Jalur.
Kategori Zona Rawan Longsor Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung Menuju Sungai Pisang di Kota Padang wirman nofriadi
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i2.114

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentangpenggunaan lahan, tekstur tanah, pelapukan batuan, kemiringan lereng, intensitas curah hujan, dan sebaran kelas zona rawan longsor sepanjang Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung menuju Sungai Pisang di Kota Padang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengambilan sampel penelitian diambil berdasarkan satuan lahan di daerah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran dengan overlay dari lima parameter yaitu: Tekstur Tanah, Pelapukan Batuan, Kemiringan Lereng, Curah Hujan dan Penggunaan lahan. Hasil penelitian ditemukan: 1) penggunaan lahan ditemukan pemukiman 33%, pertanian lahan kering 22%, semak belukar22%, dll 22%. 2)tekstur tanah yang lebih dominan adalah liat berdebu sebanyak 44%, pasir 33% dll 33%. 3)pelapukan batuan berada dalam kategori tidak lapuk 33%, lapuk sedang 22%, lapuk ringan 22 %, dll 22%, 4)kemiringan lereng bervariasi yaitu kategori datar 33 % curam 22%, sangat curam 22%, dll 22%. 5)curah hujan BMKG Teluk Bayur Kota Padang periode 2012-2016 dengan rata rata 368.82 mm/bln dalam kategori sangat tinggi. 6) Kelas longsor Zona I, terdapat pada titik sampel 4, 5, 7, 9. Kelas longsor Zona II terdapat pada titik sampel 1, 8. Kelas longsor Zona III, terdapat pada titik sampel 2, 3, 6. Kata Kunci : Satuan Lahan, Longsor Sepanjang Jalur.
Kategori Zona Rawan Longsor Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung Menuju Sungai Pisang di Kota Padang wirman nofriadi
JURNAL BUANA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i2.114

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentangpenggunaan lahan, tekstur tanah, pelapukan batuan, kemiringan lereng, intensitas curah hujan, dan sebaran kelas zona rawan longsor sepanjang Jalur Transportasi Bungus Teluk Kabung menuju Sungai Pisang di Kota Padang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengambilan sampel penelitian diambil berdasarkan satuan lahan di daerah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran dengan overlay dari lima parameter yaitu: Tekstur Tanah, Pelapukan Batuan, Kemiringan Lereng, Curah Hujan dan Penggunaan lahan. Hasil penelitian ditemukan: 1) penggunaan lahan ditemukan pemukiman 33%, pertanian lahan kering 22%, semak belukar22%, dll 22%. 2)tekstur tanah yang lebih dominan adalah liat berdebu sebanyak 44%, pasir 33% dll 33%. 3)pelapukan batuan berada dalam kategori tidak lapuk 33%, lapuk sedang 22%, lapuk ringan 22 %, dll 22%, 4)kemiringan lereng bervariasi yaitu kategori datar 33 % curam 22%, sangat curam 22%, dll 22%. 5)curah hujan BMKG Teluk Bayur Kota Padang periode 2012-2016 dengan rata rata 368.82 mm/bln dalam kategori sangat tinggi. 6) Kelas longsor Zona I, terdapat pada titik sampel 4, 5, 7, 9. Kelas longsor Zona II terdapat pada titik sampel 1, 8. Kelas longsor Zona III, terdapat pada titik sampel 2, 3, 6. Kata Kunci : Satuan Lahan, Longsor Sepanjang Jalur.