Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS POLA DAN JANGKAUAN PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN RAMBAH SAMO KABUPATEN ROKAN HULU-RIAU ade irma; Yurni Suasti; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i4.155

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan informasi tentang Jangkauan Pelayanan Publik di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu-Riau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Unit analisis penelitian ini adalah sarana perdagangan pasar, dan sarana kesehatan puskesmas di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu-Riau. Teknik analisis yang digunakan yaitu, Network analyst.Penelitian ini menemukan : jangkauan pelayanan (a) puskesmas dalam hasil persentase termasuk kategori baik dalam pelayanan publiknya. (b) jangkauan pelayanan pasar di daerah penelitian ini dalam hasil persentase termasuk kategori baik.
ANALISIS PERMUKIMAN TRANSMIGRAN DI KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA elva riani riani; ahyuni .; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i4.168

Abstract

Abstract This research type is descriptive with quantitative approach. The population of this research is nagari which become transmigrant settlement Analysis using the nearest neighbor method and buffer analysis with the help of ArcGIS 10.1 software. The results showed that: 1. Transmigrant settlement pattern: a). Nagari Sitiung is random with result of Nearest Neighbor Ratio 1.036077, Nagari Sei Duo is random with result of Nearest Neighbor Ratio 0,901302, Nagari Gunung Medan is random with result of Nearest Neighbor Ratio 1,332495. b). Sitiung Subdistrict is grouped with result of Nearest Neighbor Ratio 0,602739. 2. Reach of services in transmigrant settlements: a). 173 point of settlement Nagari Sitiung, 276 settlement point Nagari Sei Duo, 65 point of settlement Nagari Gunung Medan get education service reach, b). 173 point of settlement Nagari Sitiung, 276 settlement point of Nagari Sei Duo, 24 point of settlement Nagari Gunung Medan get health service reach, while 41 point of settlement Nagari Gunung Medan do not get health service coverage, c). 276 point of settlement Nagari Sei Duo, 168 point of settlement Nagari Sitiung got range of commerce service, while 5 point of settlement Nagari Sitiung, 65 point of settlement Nagari Gunung Medan do not get range of commerce service. Keywords: Analysis, Settlement, Transmigrant
Perubahan Penggunaan Lahan Sawah Menjadi Lahan Kelapa Sawit di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupen Agam. juliawan kelvin; Triyatno .; Febriandi .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.328

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk. 1) untuk mengetahui luas perubahan penggunaan lahan sawah menjadi lahan kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Mutiara. 2) untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Tanjung Mutiara. 3) untuk mengetahui tingkat kesejateraan petani kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Mutiara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis overlay pada analyst ArcGis 10.2, Analisis Hirearki Process (AHP), dan analisis Indeks Kemiskinan menurut BPS tahun 2016. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Perubahan luas lahan sawah menjadi kelapa sawit dalam 10 tahun selalu mengalami peningkatan, pada tahun 2007 luas sawah yaitu 1398 Ha dan luas sawit yaitu 12.954 Ha,lalu pada tahun 2017 luas sawah yaitu 779 Ha dan luas sawit yaitu 13.573 Ha, berarti terjadi penurunan luas sawah dan penambahan luas sawit sebesar 619 Ha, 2) faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan terbagi atas faktor ekonomis,teknis, dan lingkungan, dari hasil pengolahan data faktor yang paling mempengaruhi yaitu faktor ekonomis dengan nilai 74,6 %, 3) tingkat kesejahteran petani kelapa sawit yaitu dari 54 responden ada 35 responden atau 64,8% responden memiliki tingkat kesejahteraan tinggi dan 19 responden atau 35,2% responden memiliki tingkat kesejahteraan sedang. Kata kunci : Perubahan penggunaan lahan, Faktor perubahan lahan, Tingkat kesejateraan.
Analisis Perubahan Kerapatan Vegetasi Kota Padang Menggunakan Citra Landsat Tahun 2005 dan 2015 Kurnia Sari; Ernawati .; Febriandi .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.339

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerapatan vegetasi, perubahan luas lahan bervegetasi, dan tingkat ketelitian citra landsat kota Padang tahun 2005 dan 2015. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif menggunakan pengolahan Confussian Matrix. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Kerapatan vegetasi di Kota Padang memiliki lima kelas klasifikasi kerapatan yaitu kelas kerapatan sangat rapat, rapat, cukup rapat, jarang, dan tidak bervegetasi. Berdasarkan luas lahan kerapatan vegetasi Kota Padang pada tahun 2005 kerapatan vegetasi sangat rapat memiliki luas 44.265,59 ha (62,10%), kerapatan rapat 3.382,80 ha (4,75%), kerapatan cukup rapat 5.930,43 ha (8,32%), kerapatan vegetasi jarang 5.124,32 ha (7,19%), dan kerapatan tidak bervegetasi 12.578,91 ha (17,65%). Pada tahun 2015 kerapatan sangat rapat memiliki luas 4.411,62 ha (6,19%), kerapatan rapat 13.960,69 ha (19,59%), kerapatan cukup rapat 27.066,92 ha (37,97%), kerapatan jarang 11.424,15 ha (16,03%), dan kerapatan tidak bervegetasi 14.418,69 ha (20,23%). (2)Perubahan luas lahan vegetasi terbesar, terjadi pada kelas kerapatan vegetasi sangat rapat dari 44.265,59 Ha tahun 2005 berkurang menjadi 4.411,62 Ha pada tahun 2015. (3)Tingkat ketelitian citra Landsat dari hasil uji akurasi NDVI dengan teknik pengolahan Confussion Matrix, diperoleh akurasi 80,53%, telah terjadi pengurangan informasi yang disebabkan adanya tutupan awan dan kerusakan citra pada tahun 2015 yang dinamakan (SLC-Off).
Pemetaan Partisipatif Pola Ruang Tanah Ulayat Suku Sikumbang Daatuak Sari Di Masyarakat Hukum Adat Malalo Tigo Jurai Kabupaten Tanah Datar BONI ashari; Helfia Edial; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk. 1) Membuat peta pola ruang tanah ulayat Suku Sikumbang Datuak Sari. 2) Menggali hukum adat tentang pemanfaatan ruang. Jenis penelitian ini adalah gabungan dari penelitian kualitatif dan kuantitatif. Jenis yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer hasil FGD dengan Datuak Sari dan juga anak kemenakannya. Sedangkan data hasil tracking diolah menggunakan ArcGis 10.1. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Tanah ulayat Suku Sikumbang Datuak Sari memiliki pola memanjang dari tepi hutan dengan lereng terjal sampai tepi danau singkarak memiliki luas 28,9 Ha. Hutan larangan seluas 6,3 Ha dengan pola memanjang, kebun dan ladang seluas 4,6 Ha memanjang mengikuti lereng, Sawah seluas 16,4 Ha dengan pola memanjang, Pemukiman seluas 1,4 Ha dengan pola berkelompok, pandam pakuburan seluas 0,2 Ha dengan pola berkelompok. 2) Hukum Adat Suku Sikumbang Datuak Sari terhadap pemanfaatan ruang yaitu : a.Hutan Larangan: 100m dari mata air, kayu tepi danau, tepi sungai. b. Kabun jo ladang : setiap kepala keluarga dilarang memiliki lahan lebih dari 3 Ha, pembukaan lahan tidak boleh dibakar. c. Sawah : Adaik turun kasawah (memulai musim tanam), Aia adaik (pembagian air secara adil). d. Pemukiman : membangun parit disekitar rumah, menanam pohon disekeliling rumah. e. Pandam pakuburan : dekat dengan mesjid, dekat jalan, tidak dekat sumber air.