Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bimbingan Dzikir dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri Melalui Tazkiyatun Nafs Cece Jalaludin Hasan
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 2 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.105 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i2.855

Abstract

The purpose of this study is to know the direction, supervision and assistance kiyai in improving the spiritual intelligence of santri through tazkiyatun nafs at boarding school At-Tamur Cileunyi Kab. Bandung. This research is done by descriptive qualitative approach method. This study uses primary data through moderate participation observation, semistucture interviews (depth), relevant documentation and triangulation (combined). Informants in this research are kiyai (supervisor), santri, ustadz and social around, using snowball sampling technique. Based on the results of the analysis conducted, it can be concluded that in improving the spiritual intelligence of santri through tazkiyatun nafs done with guidance, supervision and kiyai assistance. The direction of the kiyai is the effort before the implementation of dhikr guidance, the supervision of kiyai is the effort during the implementation of dhikr guidance and kiyai assistance is the effort after the implementation of dhikr guidance. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengarahan, pengawasan dan bantuan kiyai dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri melalui tazkiyatun nafs di pondok pesantren At-Tamur Cileunyi Kab. Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer melalui observasi partisipasi moderat, wawancara semistucture (mendalam), dokumentasi yang relevan dan triangulasi (gabungan). Informan dalam penelitian ini yaitu kiyai (pembimbing), santri, ustadz dan masyarikat sekitar, dengan menggunakan teknik snowball sampling. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri melalui tazkiyatun nafs dilakukan dengan pengarahan, pengawasan dan bantuan kiyai. Pengarahan kiyai yaitu upaya sebelum pelaksanaan bimbingan dzikir, pengawasan kiyai yaitu upaya selama pelaksanaan bimbingan dzikir dan bantuan kiyai yaitu upaya setelah pelaksanaan bimbingan dzikir.