Setia Setia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TIPE PERTANYAAN PADA BERITA ACARA KASUS NARKOTIKA DI PENGADILAN NEGERI MEDAN: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK (TYPES OF QUESTION ON NARCOTICS CASE MINUTES OF MEDAN DISTRICT COURT: STUDY OF FORENSIC LINGUISTICS) Hari Yati Sembiring; Sinar Sinar; Setia Setia
Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Vol 18, No 2 (2020): METALINGUA EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/metalingua.v18i2.570

Abstract

Cases regarding language in the domain of law have recently been discussed with forensic linguistic studies. This writing discusses the types of questions contained in narcotics cases minutes at Medan District Court in the form of written data. It was then analyzed in four stages proposed by Haberman and Saldana, namely data collection, data condensation, data presentation, and data verification. The theory used is forensic linguistic theory. The results showed that the types of questions found in the narcotics cases minutesof Medan District Court were divided into two types, namely the open and closed questions. Of the seven types of questions asked by Yeschke, it was found that there were five types of open questions, namely direct, indirect, directing, directive, and self-assessment types of questions. Furthermore, from the three types of closed question types, it was found that there were three types of closed question types, namely closed question types with yes, no, and selection answers. Based on the two types of questions found, it is known that the dominant question types used in the report of narcotics cases at Medan District Court are the type of direct open questions as much as 53% and the type of closed questions with a yes answer as much as 56%. AbstrakKasus mengenai bahasa dalam ranah hukum akhir-akhir ini sering dibahasdengan kajian linguistik forensik. Penelitian ini menganalisis tipe pertanyaanyang terdapat pada berita acara kasus narkotika di Pengadilan Negeri Medan. Data adalah tulisan yang dimuat di berita acara kasus narkotika di Pengadilan Negeri Medan. Data dianalisis melalui empat tahap yang dikemukakan oleh Haberman dan Saldana, yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teori yang digunakan adalah teori linguistik forensik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tipe pertanyaan yang ditemukan pada berita acara kasus narkotika di Pengadilan Negeri Medan dibagi menjadi dua, yakni tipe pertanyaan terbuka dantertutup. Dari tujuh pertanyaan yang dikemukakan oleh Yeschke ditemukan sebanyak lima jenis tipe pertanyaan terbuka, yakni tipe pertanyaan terbuka langsung, tidak langsung, mengarahkan, direktif, dan penilaian diri sendiri. Selanjutnya, dari tiga jenis tipe pertanyaan tertutup yang dikemukakan oleh Yeschke ditemukan sebanyak tiga jenis tipe pertanyaan tertutup pada penelitian ini, yakni tipe pertanyaan tertutup dengan jawaban ya, tidak, dan pemilihan. Berdasarkan kedua tipe pertanyaan yang ditemukan diketahui bahwa tipe pertanyaan yang dominan digunakan pada berita acara kasus narkotika di Pengadilan Negeri Medan adalah tipe pertanyaan terbukalangsung sebanyak 53% dan tipe pertanyaan tertutup dengan jawaban ya sebanyak 56%.