Lolo Gedang is one of prehistoric sites in Kerinci Regency, Jambi Province. Prehistoric megalith evidences such as batu belah and batu patah, relief stones and large urns were found either complete or fragmentary In Lolo Gedang. Such findings indicated Lolo Gedang was occupied In the past, especially during the megalithic peroid. The preference to occupy Lolo Gedang in the past was due to natural resources that support the survival of the inhabitant. With Regard to such hypothesis, a question arose: how was the environment then. The objective of this paper is identification of the edible flora in Lolo Gedang. Proxies for pollen analysis were collected by boring and excanation. The result analysis pollen tube identify that vegetation in Lolo Gedang and Kerinci changed since approximately 1250 years ago. The vegetation during the occupation of Lolo Gedang was grassland. Such environment was different from the current one, environment, which is a transition ecosystem from grassland to a mix of Dipterocarpaceae forest. AbstrakLolo Gedang adalah salah satu situs pasejarah di daerah Kerinci, Provinsi Jambi. Bukti prasejarah berupa tinggalan megalitik seperti, batu belah dan batu patah, batu ukiran dan guci besar ditemukan baik dalam kondisi utuh ataupun berupa fragmen ditemukan di Lolo Gedang. Penemuan tersebut mengindikasikan bahwa Lolo Gedang ditempati pada masa lampau, khususnya pada masa periode megalitik. Alasan untuk menempati Lolo gedang pada masa lampau dikarenakan sumber daya alam yang dapat mendukung kelangsungan hidup. Berdasarkan hipotesa tersebut, timbullah pertanyaan bagaimana lingkungan pada masa lalu. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi tumbuhan yang dapat dimakan di Lolo Gedang. Serbuk polen dikumpulkan dengan cara pengeboran dan ekskavasi. Hasil dari analisa polen mengidentifikasikan bahwa vegetasi pada Lolo Gedang dan Kerinci berubah sejak sekitar 1250 tahun yang lalu. Vegetasi lingkungan selama penghunian masalalu merupakan daerah padang rumput. Lingkungan tersebut berbeda dengan lingkungan sekarang. Dimana transisi dari ekosistem padang rumput hingga hutan Dipterocarpaceae campuran