This Author published in this journals
All Journal Jurnal MoZaiK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAH KOTA TANGERANG DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DARI SEKTOR PAJAK PADA BADAN PENGOLAAN KEUNGAN DAERAH (BPKD) KOTA TANGERANG TITO INNEKA WIDYAWATI
Jurnal MoZaiK Vol 9 No 2 (2017): MoZaiK Journal
Publisher : iLearning Journal Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.665 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. Strategi Pemerintah Daerah Kota Tangerang dalam meningkatan Pandapatan Asli Daerah dilakukan oleh BPKD melalui aspek kelembagaan dan ketatalaksanaan pengelolaan PAD telah berjalan dengan baik, dengan penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan Pengelolaah PAD, efesiensi dan efektivitas pengelolaan pajak serta peningkatan kualitas SDM pengelolaa pajak. Faktor-foktor ysng mendukung dalam pengelolaan pajak di Kota tangerang adalah adanya dasar hukum berupa Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai otoritas penuh dalam mengelola keuangan dan kekayaan daerah, dan adanya staf BPKD yang cukup memadai, sedangkan faktor yang menghambat adalah kurangnya SDM khususnya staf dilapangan, kurangnya kesadaran hukum wajib pajak dari masyarakat dan kurangnya penegakan hukum terhadap pelanggaran terkait pajak daerah. Untuk mengatasi hal ini perlu sekiranya melakukan pengawasan secara internal tentang kinerja petugas pajak, seperti dalam pelaksanaan tugas kerja harus disertai dengan formulir tentang isian pajak yang harus dibayarkan, sehingga pada saat ke objek pajak tidak ada lagi komppromi mengenai besarnya pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak. Dengan keterbatasan SDM, maka perlu dicarikan jalan keluar secepatnya, apakah melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam pemungutanpajak atau memberdayakan personel tingkat kelurahan dan kecamatan pada masa penagihan pajak, terutama untuk pajak-pajak yang sifatnya rutin. Perlunya lebih mengintensifkan sosialisasi ataupun penyuluhan pentingnya pajak serta memberikan penghargaan pada wajib pajak yang taat dalam membayar pajak. Kata Kunci : Peningkatan PAD, Sektor Pajak
Jurnal TIW Kinerja Tramtib dalam Mentertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Ciledug: Kinerja Tramtib Tito Inneka Widyawati
Jurnal MoZaiK Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Mozaik
Publisher : iLearning Journal Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.777 KB)

Abstract

Tramtib yang berarti Ketentraman dan Ketertiban, atau yang sering dikenal dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).Tramtib atau Satpol PP merupakan unsur pendukung tugas Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mengamankan dan melaksanakan kebijakan Pemkot yang bersifat khusus di bidang ketentraman dan ketertiban umum, dimana salah satu tugasnya adalah mentertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL). Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan mengenai Kinerja Tramtib dalam mentertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data, melalui wawancara dengan informan yang memiliki kaitan dengan Kinerja Tramtib di Kecamatan Ciledug. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Tramtib masih belum optimal, ini dibuktikan dengan adanya kenaikan jumlah Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Ciledug dari tahun ke tahun. Kata Kunci : Kinerja, Tramtib, Pedagang Kaki Lima (PKL)
Analisis Implementasi Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang: Perda Kota Tangerang No 3 Tahun 2011 Tito Inneka Widyawati
Jurnal MoZaiK Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Mozaik
Publisher : iLearning Journal Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan : Bagaimanakah Implementasi Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang? Apa saja faktor penghambat Implementasi Peraturan daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang RT/RW di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci?. Penelitian ini menggunakan pendekatan atau metode penelitan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara studi dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola deduktif. Data yang menjadi rujukan penulis adalah Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun warga dengan memperhatikan penerapan beberapa pasal yang tertera pada perda tersebut. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Tangerang dalam bentuk peraturan daerah tentang Rukun tetangga dan Rukun warga dapat direalisasikan implementasinya dengan baik di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci Kota Tangerang dengan memperhatikan : 1. peraturan daerah yang diimplementasikan dapat diterima dengan baik dan peraturan daerah tersebut juga dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat, 2. Rukun Tetangga, Rukun Warga dan masyarakat dapat dapat menerima peraturan ini sebagai standar pelaksanaan tugas, peran dan fungsi serta tanggung jawab rukun tetangga, rukun warga dan masyarakat, 3. Kelurahan sebagai unsur pemerintah daerah terdekat dengan masyarakat memiliki peran dan tanggung jawab yang bersifat konsultatif, koorfinatif, dan pembinaan dalam hubungan kerja dengan rukun tetangga dan rukun warga, 4. Lingkungan masyarakat mulai dari lembaga rukun tetangga, rukun warga dan masyarakat dapat menyesuaika diri karena pada dasarnya isi dari peraturan daerah telah dilaksanakan dimasyarakat. Sejalan dengan hasil penelitian diatas, peneliti menyimpulkan bahwa implementasi Perda Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga dilihat dari pelaksanaannya di Kelurahan Sukajadi dapat dikatakan sudah sesuai dengan peraturan yang tertulis didalamnya, namun dalam konteks penyelenggaraan kegiatan dilapangan perarutan daerah ini baiknya menyesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat.
Partisipasi PARTISIPASI CALEG PEREMPUAN PARTAI HANURA DALAM PEMILU TAHUN 2019 DI DAPIL 3 KECAMATAN SERPONG DAN KECAMATAN SETU KOTA TANGERANG SELATAN: Partisipasi Caleg Perempuan Tito Inneka Widyawati
Jurnal MoZaiK Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Mozaik
Publisher : iLearning Journal Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan perempuan dalam kehidupan publik telah meningkat, hal ini dapat dilihat dengan adanya aturan tentang kewajiban kuota 30 persen bagi caleg perempuan adalah salah satu capaian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia pasca Reformasi. Masalah keterwakilan perempuan dalam perpolitikan di Indonesia menjadi wacana yang penting dalam upaya meningkatkan peran politik perempuan. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menganalisis Partisipasi Caleg Perempuan Partai Hanura dalam Pemilu Tahun 2019 di Dapil 3 Kecamatan Serpong dan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi caleg perempuan Partai Hanura sudah berjalan sesuai dengan aturan yang diberlakukan yaitu 30 persen, keterwakilan perempuan menjadikan caleg-caleg tersebut nantinya akan dapat menyalurkan aspirasi-aspirasi dari kaum perempuan.