Esti Zaduqisti
Institut Agama Islam Negeri Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemahaman Konsep Jihad Ditinjau Dari Identifikasi Kelompok, Persepsi Ancaman Antar-Kelompok, Dan Kepribadian Esti Zaduqisti
Indonesian Psychological Research Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.883 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v1i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh identifikasi kelompok, persepsi ancaman antar-kelompok, dan kepribadian terhadap pemahaman konsep jihad damai. (2) pengaruh identifikasi kelompok, persepsi ancaman antar-kelompok, dan kepribadian terhadap pemahaman konsep jihad defensif. (3) pengaruh identifikasi kelompok, persepsi ancaman antar-kelompok, dan kepribadian terhadap pemahaman konsep jihad ofensif. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental, dengan alat bantu SPSS 16 teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Subjek penelitian berjumlah 432 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan angket yang terdiri dari 8 skala; (1) Skala pertama adalah skala pemahaman konsep Jihad damai, (2) skala pemahaman konsep Jihad defensif, (3) Skala ketiga adalah skala pemahaman konsep Jihad ofensif , (4) skala identifikasi kelompok, (5) Skala Persepsi Ancaman Antar-Kelompok Simbolik, (6) Skala Persepsi Ancaman Antar-Kelompok Realistik, (7) Skala Kepribadian Otoritarian, dan (8) Skala Kepribadian Fundamentalis. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Identifikasi terhadap kelompok radikal, Persepsi ancaman-antar kelompok (baik simbolik maupun realistik),dan kepribadian (baik otoritarian maupun fundamentalis) berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep jihad damai; (2) Identifikasi terhadap kelompok radikal, persepsi ancaman-antar kelompok (baik simbolik maupun realistik),dan kepribadian (baik otoritarian maupun fundamentalis) berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep jihad defensif; dn (3) Identifikasi terhadap kelompok radikal, persepsi ancaman-antar kelompok (baik simbolik maupun realistik),dan kepribadian (baik otoritarian maupun fundamentalis) berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep jihad ofensif .