Diah Sofiah
Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komitmen organisasi dan kinerja karyawan Elsha Dwi Saputri; Yanto Prasetyo; Diah Sofiah
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The era of globalization has intensified competition in the business world, leading to rapid and unpredictable changes in the business and organizational environment. Human resources (HR) play a crucial role in every organization, both in the public and private sectors. PT Bina Area Persada is a company engaged in outsourcing or labor supply services, located in Surabaya, East Java. This study aims to examine the relationship between organizational commitment and employee performance at PT Bina Area Persada. The research population consists of all structural employees of PT Bina Area Persada, with a total sample of 133 employees selected using a saturated sampling technique. Research data were collected through the distribution of questionnaires and performance assessments conducted by the company’s Human Resources Department. To measure the strength of the relationship between variables, the coefficient of determination was employed. Data analysis was carried out using SPSS version 27. The results of the analysis indicate that there is no relationship between organizational commitment and employee performance at PT Bina Area Persada. Based on these findings, the study recommends that PT Bina Area Persada enhance organizational commitment among employees so that they are reluctant to leave the organization, consider the benefits of remaining with the company, and view loyalty to the organization as an obligation. Abstrak Perkembangan era globalisasi menyebabkan tingkat persaingan dalam dunia usaha semakin tinggi, sehingga memicu perubahan lingkungan bisnis dan organisasi yang berlangsung cepat serta sulit diprediksi. Dalam kondisi tersebut, Sumber Daya Manusia (SDM) memegang peranan yang sangat penting bagi organisasi, baik pada sektor publik maupun swasta. PT Bina Area Persada merupakan perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing atau penyedia jasa tenaga kerja yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja karyawan di PT Bina Area Persada. Populasi penelitian meliputi seluruh karyawan struktural PT Bina Area Persada, dengan jumlah sampel sebanyak 133 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner serta penilaian yang dilakukan oleh pihak HRD perusahaan. Untuk mengetahui tingkat hubungan antarvariabel, peneliti menggunakan uji determinasi. Proses analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja karyawan di PT Bina Area Persada. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan agar PT Bina Area Persada meningkatkan komitmen karyawan, sehingga karyawan merasa enggan untuk meninggalkan organisasi, mempertimbangkan manfaat yang diperoleh apabila tetap bekerja, serta memandang loyalitas terhadap organisasi sebagai suatu kewajiban.
Stres kerja dan cyberloafing pada karyawan Dewi Lawung Wati Tri Wardani; Diah Sofiah; Etik Darul Muslikah
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The increasing integration of digital technology in the workplace has made internet use indispensable, while simultaneously giving rise to cyberloafing, defined as employees’ use of organizational internet resources for personal purposes during working hours. Job stress has been identified as a potential psychological antecedent of cyberloafing, particularly when perceived job demands exceed individual coping resources. This study examines the relationship between job stress and cyberloafing among employees of the Social Service Office of Surabaya City. This study employed a quantitative correlational design was employed, involving 112 employees as participants. Data were collected using validated job stress and cyberloafing scales with a five-point Likert format. Given the non-normal distribution of the data, Spearman’s Rank correlation was applied for hypothesis testing. The results revealed a positive and highly significant association between job stress and cyberloafing (rs = 0.602, p < 0.01). These findings are consistent with the Transactional Model of Stress, which suggests that individuals may engage in maladaptive coping strategies when confronted with excessive work demands. In conclusion, job stress constitutes a significant factor associated with cyberloafing behavior among employees in governmental institutions, highlighting the importance of effective stress management and clear internet usage policies Abstrak Perkembangan teknologi digital menjadikan internet sebagai bagian penting dalam aktivitas kerja, namun juga memunculkan perilaku cyberloafing, yaitu penggunaan internet organisasi untuk kepentingan pribadi selama jam kerja. Stres kerja diduga berperan dalam mendorong munculnya perilaku tersebut sebagai bentuk coping maladaptif ketika tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan cyberloafing pada karyawan Dinas Sosial Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 112 karyawan. Data dikumpulkan menggunakan skala stres kerja dan skala cyberloafing dengan format Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara stres kerja dan cyberloafing (rs = 0,602; p < 0,01). Temuan ini mendukung Transactional Model of Stress yang menjelaskan bahwa stres kerja dapat memicu strategi coping maladaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres kerja berperan penting dalam meningkatnya perilaku cyberloafing pada karyawan instansi pemerintahan.