Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Akuakultur

PERBANDINGAN KEMAMPUAN DIAGNOSA ELISA DAN HPLC UNTUK DETEKSI TOKSIN DIARRHETIC SHELLFISH POISONING PADA KEKERANGAN Angela Mariana Lusiastuti; Rosmawaty Peranginangin
Media Akuakultur Vol 3, No 1 (2008): (Juni 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.908 KB) | DOI: 10.15578/ma.3.1.2008.45-48

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan diagnosa dari ELISA dan HPLC dalam mendeteksi toksin Diarrhetic Shellfish Poisoning pada kekerangan. Asam okadaik dideteksi menggunakan DSP Quick Check Test Kit ELISA sedangkan HPLC menggunakan 2 metode yang berbeda pada proses ekstraksi dan kondisi HPLC yang digunakan. ELISA yang digunakan adalah ELISA kompetitif menggunakan mikroplat 96 lubang, 8 x 12 strip yang dilapisi dengan antibodi monoklonal dan antiserum antimouse murni dengan konjugat peroksidase untuk mendeteksi antibodi. Metode HPLC yang digunakan meliputi metode ekstraksi sampel, proses clean up dan derivatisasi sebelum masuk ke injektor sampel otomatis. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa ELISA dapat sebagai pilihan untuk monitoring toksin (uji tapis) sedangkan HPLC dapat digunakan untuk mengkonfirmasi sampel positif dalam membantu penegakan diagnosa. HPLC membutuhkan proses clean up dan derivatisasi supaya dapat memberikan hasil yang terbaik.
TERAPI BAKTERIOFAGA: BISAKAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI ANTIBIOTIKA PADA AKUAKULTUR? Angela Mariana Lusiastuti
Media Akuakultur Vol 3, No 2 (2008): (Desember 2008)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.949 KB) | DOI: 10.15578/ma.3.2.2008.161-165

Abstract

Kemoterapi merupakan metode efektif dan cepat untuk mengobati dan mencegah infeksi bakterial, tetapi penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan munculnya strain bakteri yang resisten terhadap antibiotika. Bakteriofaga dapat digunakan sebagai kandidat agen terapi untuk infeksi bakterial. Bagaimana efek protektif faga melawan infeksi bakterial dan bagaimana potensinya sebagai phage therapy pada akuakultur dibahas di sini.