Wartono Hadie
Peneliti pada Pusat Riset Perikanan Budidaya, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PERTUMBUHAN KATAK BENGGALA ( Rana catesbeiana Shaw) HASIL PEMIJAHAN DARI STOK BALI, KLATEN, DAN SLEMAN Honorius Mundriyanto; Lies Emmawati Hadie; Wartono Hadie
Jurnal Riset Akuakultur Vol 2, No 1 (2007): (April 2007)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.601 KB) | DOI: 10.15578/jra.2.1.2007.15-18

Abstract

Evaluasi karakter pertumbuhan katak benggala stok Bali, Klaten, dan Sleman dilakukan untuk mencari kandidat populasi dasar. Pemijahan induk-induk katak benggala dilaksanakan secara fullsibs dari masing-masing stok dan percil yang diperoleh dipelihara selama 22 minggu. Pemeliharaan percil menggunakan bak beton berukuran 1x1x1 m3 dengan kepadatan 75 ekor/ bak. Pakan berupa pelet terapung diberikan sebanyak 1,5%—3% per hari. Hasil pengamatan selama 22 minggu menunjukkan bahwa katak benggala stok Sleman merupakan kandidat untuk dimanfaatkan sebagai populasi dasar. Karakter fenotip spesifik katak benggala stok Sleman memiliki pertumbuhan bobot yang lebih cepat dibanding turunan Bali dan Klaten (P<0,05). Model populasi dalam karakter bobot relatif homogen, hal ini akan berdampak positif  dalam menghasilkan individu katak benggala yang relatif seragam.Growth character of bullfrog spawns from Bali, Klaten, and Sleman were evaluated in order to select basic population candidate. Bullfrog of broodstocks was spawned by full sibs method on each stock was reared for 22 weeks. Concrete tank were used for rearing with 1x1x1 m3 in size and density was 75 individual/tank. Floating pellet was used for rearing period, and feeding rate is 1.5%—3.0%/day. The result showed that bullfrog broodstock of Sleman had change as candidate of basic population. Specific character off spring of Sleman is having faster growth than Bali and Klaten. Population model in weight character is relatively homogenous, thus had advantage impact on bullfrog individually.