M. Tojibus sabirin
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

"THE EFFECT OF FINANCIAL PERFORMANCE ON STOCK PRICE (A Study on Automotive Company Enlisted in Bursa Efek Indonesia (BEI) on 2009-2011)” Farahdita, Ines; sabirin, M. Tojibus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.527 KB)

Abstract

This study aims to determine  the effect  of the financial performance on  the stock price of  automotive company. This study use a purposive sampling method as the sampling method from all companies listed on the Stock Exchange in the year 2009-2011. The dependent variable of this research    is the stock price, while its independent variable is the Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), the Current Ratio (CR) and Price Earning Ratio (PER). Data analysis was performed by using multiple regression analysis. The  t test result showed that, Earning Per Share (EPS), Current Ratio (CR), Price Earning Ratio (PER) have a significant effect on stock prices, while the Debt to Equity Ratio (DER) and ) Net Profit Margin (NPM)  has no significant effect on the  stock prices. Keywords: Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), the Current Ratio (CR) and Price Earning Ratio (PER) and the stock price.
ANALISIS FUNDAMENTAL DALAM VALUASI SAHAM PERDANA PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR TBK. Rachma Ayu Sukmaningrum Dwi Atmaji; M. Tojibus sabirin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.165 KB)

Abstract

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (selanjutnya disebut Perseroan) melakukan penawaran saham perdana kepada publik dengan harga Rp430 per lembar saham.Beberapa analis saham menilai bahwa harga ini terlalu murah, sehingga dikhawatirkan harga saham perdana Perseroan dinilai di bawah nilai intrinsiknya oleh emiten dan underwriter. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara teori apakah harga saham perdana Perseroan ditetapkan lebih rendah (underpricing) atau lebih tinggi (overpricing) dari nilai intrinsiknya dan kondisi-kondisi fundamental apa yang menjadi pertimbangan dalam penilaian harga saham tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data menggunakan teknik content analysis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan pendekatan present value approach (discounted cash-flow techniques) dan relative valuation techniques diperoleh nilai intrinsik saham perdana Perseroan berada di kisaran Rp525,00 - Rp824,60 per lembar saham. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa saham Perseroan pada saat IPO dinilai terlalu rendah (underpricing) karena nilai intrinsik lebih tinggi dibandingkan harga saham perdana yang ditetapkan.Keputusan untuk menjual saham perdana pada harga tersebut dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang cenderung belum stabil terlihat dari pergerakan IHSG yang fluktuatif akibat krisis perekonomian global.Meskipun saham perdana Perseroan dijual pada harga yang relatif murah, namun pada perkembangannya harga saham Perseroan justru mengalami penurunan dimana hal ini diakibatkan oleh adanya penurunan kinerja dari Perseroan yang ditandai dengan penurunan laba bersih.Ketidaksanggupan Perseroan untuk mempertahankan kinerja perusahaan pasca-IPO sebaik pada saat sebelum IPO mengindikasikan adanya tindakan manajemen laba pada laporan laba rugi Perseroan untuk periode sebelum IPO.Kata kunci: Penawaran Umum Perdana, valuasi saham, analisis fundamental  
ANALISIS FAKTOR FUNDAMENTAL DALAM VALUASI SAHAM PERDANA PT PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR (BANK JATIM) TBK. Gandayu Dima P; M. Tojibus sabirin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.248 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk dengan menggunakan analisis fundamental periode 2008-2011 dan untuk mengetahui posisi valuasi saham perdana PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk mengalami underpricing atau overpricing. Analisis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan adalah dengan metode pendekatan DDM (Dividend Discounted Model) dan PER (Price Earning Ratio). Setelah melakukan pengukuran dari pendekatan kedua metode untuk mengetahui valuasi saham, maka saham perdana seharusnya berada pada kisaran Rp 808,01 - Rp 2.252,33. Namun pada kenyataannya harga saham saat IPO berada pada harga Rp 430 sehingga terjadi underpricing karena nilai intrinsik saham cenderung lebih tinggi dibandingkan harga pasar perdana saat ini. Hal ini memperkuat bahwa harga saham yang di jual perseroan mengalami underpricing.   Kata kunci: Underpricing, Valuasi Saham
ANALISIS FAKTOR FUNDAMENTAL DALAM VALUASI SAHAM PERDANA PT PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR (BANK JATIM) TBK. Dima P, Gandayu; sabirin, M. Tojibus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk dengan menggunakan analisis fundamental periode 2008-2011 dan untuk mengetahui posisi valuasi saham perdana PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) Tbk mengalami underpricing atau overpricing. Analisis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan adalah dengan metode pendekatan DDM (Dividend Discounted Model) dan PER (Price Earning Ratio). Setelah melakukan pengukuran dari pendekatan kedua metode untuk mengetahui valuasi saham, maka saham perdana seharusnya berada pada kisaran Rp 808,01 - Rp 2.252,33. Namun pada kenyataannya harga saham saat IPO berada pada harga Rp 430 sehingga terjadi underpricing karena nilai intrinsik saham cenderung lebih tinggi dibandingkan harga pasar perdana saat ini. Hal ini memperkuat bahwa harga saham yang di jual perseroan mengalami underpricing.   Kata kunci: Underpricing, Valuasi Saham
ANALISIS FUNDAMENTAL DALAM VALUASI SAHAM PERDANA PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR TBK. Atmaji, Rachma Ayu Sukmaningrum Dwi; sabirin, M. Tojibus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (selanjutnya disebut Perseroan) melakukan penawaran saham perdana kepada publik dengan harga Rp430 per lembar saham.Beberapa analis saham menilai bahwa harga ini terlalu murah, sehingga dikhawatirkan harga saham perdana Perseroan dinilai di bawah nilai intrinsiknya oleh emiten dan underwriter. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara teori apakah harga saham perdana Perseroan ditetapkan lebih rendah (underpricing) atau lebih tinggi (overpricing) dari nilai intrinsiknya dan kondisi-kondisi fundamental apa yang menjadi pertimbangan dalam penilaian harga saham tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis data menggunakan teknik content analysis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan pendekatan present value approach (discounted cash-flow techniques) dan relative valuation techniques diperoleh nilai intrinsik saham perdana Perseroan berada di kisaran Rp525,00 - Rp824,60 per lembar saham. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa saham Perseroan pada saat IPO dinilai terlalu rendah (underpricing) karena nilai intrinsik lebih tinggi dibandingkan harga saham perdana yang ditetapkan.Keputusan untuk menjual saham perdana pada harga tersebut dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang cenderung belum stabil terlihat dari pergerakan IHSG yang fluktuatif akibat krisis perekonomian global.Meskipun saham perdana Perseroan dijual pada harga yang relatif murah, namun pada perkembangannya harga saham Perseroan justru mengalami penurunan dimana hal ini diakibatkan oleh adanya penurunan kinerja dari Perseroan yang ditandai dengan penurunan laba bersih.Ketidaksanggupan Perseroan untuk mempertahankan kinerja perusahaan pasca-IPO sebaik pada saat sebelum IPO mengindikasikan adanya tindakan manajemen laba pada laporan laba rugi Perseroan untuk periode sebelum IPO.Kata kunci: Penawaran Umum Perdana, valuasi saham, analisis fundamental  
"THE EFFECT OF FINANCIAL PERFORMANCE ON STOCK PRICE (A Study on Automotive Company Enlisted in Bursa Efek Indonesia (BEI) on 2009-2011)” Farahdita, Ines; sabirin, M. Tojibus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine  the effect  of the financial performance on  the stock price of  automotive company. This study use a purposive sampling method as the sampling method from all companies listed on the Stock Exchange in the year 2009-2011. The dependent variable of this research    is the stock price, while its independent variable is the Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), the Current Ratio (CR) and Price Earning Ratio (PER). Data analysis was performed by using multiple regression analysis. The  t test result showed that, Earning Per Share (EPS), Current Ratio (CR), Price Earning Ratio (PER) have a significant effect on stock prices, while the Debt to Equity Ratio (DER) and ) Net Profit Margin (NPM)  has no significant effect on the  stock prices. Keywords: Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), the Current Ratio (CR) and Price Earning Ratio (PER) and the stock price.