Chaconne In G Minor adalah pertunjukan solo violin pertama yang merupakan komposisi solo violin gubahan T.A. Vitali(1663), yakni seorang pemain violin ternama pada zaman barok. Komposisi musik tersebut dikenal dengan istilah chaconne yang berhubungan pada era barok (klasik). Ide dan strukturnya hampir serupa dengan bentuk passacaglia dari bentuk (form) yang sama. Spirit away adalah pertunjukan solo violin kedua, yakni merupakan komposisi solo violin karya Iskandar Widjaja seorang violinist yang lahir pada tahun 1986 asal Jerman berdarah Indonesia. We Will Rock You adalah pertunjukan solo violin ketiga yang merupakan transkripsi vocal pada instrumen violin dari lagu band Queen, yaitu band asal Inggris (London) yang berdiri pada tahun 1970. Metode penyajian yang digunakan ialah penerapan tekhnik permainan violin pada tiga komposisi musik Chaconne In G Minor, Spirit away, We Will Rock You melalui pendekatan etude, yaitu sebuah buku panduan dalam menguasai tekhnik permainan violin. Etude yang digunakan ialah Rodolphe Kreutzer 42 etude's, buku panduan tersebut merupakan karangan dari seorang pianis bernama Rodolphe Kreutzer (1766-1831). Tekhnik yang diterapkan merupakan tekhnik yang terdapat pada komposisi musik yang dipertunjukan, di antaranya; stacato, legato, arpeggio,, richochet dan double stop. Pertunjukan solo violin yang menerapkan komposisi musik berbeda zaman dan style (gaya), yakni antara klasikal dan modern adalah bentuk kesukaran dalam mewujudkannya. Rodolphe Kreutzer 42 etude's adalah panduan yang memuat tekhnik-tekhnik bermain violin, sehingga penerapan komposisi musik tersebut dapat di garap dengan kaidah baku yang memiliki suatu standar permainan violin.Kata kunci: Chaconne In G Minor; Spirit Away ; Rodolphe Kreutzer