Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENENTUAN STASIUN KERJA YANG OPTIMAL MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS DAN LINE OF BALANCING PADA PT. MEDARI KARYA MULIA Mega Inayati Rif’ah; Nia Maulidya Dinastuty
PROSIDING SNAST Prosiding SNAST 2018
Publisher : IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medari Karya Mulia is a company working under PT. PERTAMINA.PT. Medari Karya Mulia has field in repairing service (retest, repair, dan repaint) for 3 Kg LPG tube. Aiming in making production process run efficiently, it needs a planning for grouping production activities in a several work stations. These work stations will be useful for saving needed resource (especially for human resource), and optimizing workload that can be handled by an operator. For the purpose, first, workload analysis is held on this study, so the number of operator for each production activity can be determined. Further more, duration time for each work station should be nearly same, so production flow between work stations can be smooth, and bottleneck between work stations and idle work station can be minimized. Then Rank Position Weight (RPW) method from Line of Balancing concept is done on this work for grouping production activities into several work stations, with considering result of workload analysis. Workload analysis results are 1) 53% of operator workload is less optimal (the value is < 1), and 2) there are differences between the existing number of operator for each work activity and the proposed one. RPW method result shows there are 5 work stations can be made.
Analisis Pengendalian Kualitas untuk Mengendalikan Tingkat Cacat Produk Closet Duduk pada PT. XYZ Mega Inayati Rif’ah; Eric Sandi Yudha
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i2.7894

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang memproduksi Sanitary Wares yang mengutamakan kualitas produk yang dihasilkannya. PT. XYZ menyadari bahwa kualitas merupakan salah satu faktor agar produk mampu memenuhi permintaan pasar. Salah satu produk yang dihasilkan PT. XYZ adalah closet tipe CW420J. Produk tersebut sering kali tidak dapat memenuhi permintaan pasar, dan salah satu hal yang disorot pihak manajemen PT. XYZ sebagai penyebab adalah terkait kualitas produknya. Maka tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap pengendalian kualitas produk closet tipe CW 420J tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Peta Kendali p. Hasil pengolahan dengan menggunakan Peta Kendali p menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 47% dari 30 periode data cacat yang berhasil dikumpulkan menunjukkan adanya proporsi cacat yang berada di luar garis batas kendali. Hal ini membutuhkan tindakan segera dari pihak managemen PT. XYZ untuk melakukan identifikasi lebih lanjut mengenai penyebab terjadinya proses yang di luar kendali tersebut, dan melakukan perbaikan.
Penentuan Safety Stock Berdasarkan Simulasi Jumlah Produk Cacat (Studi Kasus Produk Sambungan Pipa di PT Aneka Adhilogam Karya) Mega Inayati Rif’ah; Satrio Aji Pambudi
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i2.7895

Abstract

PT. Aneka Adhilogam Karya adalah perusahaan pengecoran logam yang mengutamakan kualitas produk yang dihasilkannya. Salah satu produk yang dihasilkannya adalah sambungan pipa. Produksi produk tersebut adalah berdasarkan pesanan konsumen (make to order). Namun dalam memenuhi jumlah pesanan konsumen, perusahaan tersebut sering terkendala oleh jumlah produksi yang berkurang akibat produk cacat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya persediaan pengaman (safety stock), agar perusahaan dapat memenuhi jumlah pesanan konsumen, dan service level-nya mencapai 95%. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah 1) analisis pengendalian kualitas produk dengan Peta Kendali p, 2) peramalan jumlah produk cacat dengan menggunakan simulasi Monte Carlo, dan 3) penentuan jumlah safety stock. Hasil yang didapatkan adalah 1) jumlah produk cacat sambungan pipa masih dalam batas kendali, 2) peramalan jumlah produk cacat menggunakan simulasi Monte Carlo memiliki error sebesar 2,57, dan 3) jumlah safety stock yang disarankan untuk mengantisipasi adanya produk cacat adalah 6 unit.
ANALISIS WASTE PADA PENGOLAHAN CRUMB RUBBER SIR 20 REGULER DI PT. DJAMBI WARAS Mega Inayati Rif’ah; Aditya Pradana Penirewod
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v4i1.10464

Abstract

PT. Djambi Waras merupakan perusahaan yang memproduksi karet remah (Crumb Rubber). PT. Djambi Waras adalah cabang perusahaan dari Kirana Megatara Group yang merupakan salah satu perusahaan karet remah terbesar di Indonesia. PT. Djambi Waras telah mengekspor produknya untuk memasok perusahaan ban terkenal di luar negeri sebagai produk setengah jadi. Persaingan industri merupakan hal yang semakin tidak bisa dihindari oleh setiap perusahaan saat ini. Masing-masing perusahaan harus bersaing dalam mendapatkan kepuasan konsumen, menghasilkan harga produk yang rendah, dan juga berpacu dalam lead time yang lebih pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) pada pengolahan Crumb Rubber SIR 20 pada PT. Djambi Waras, dengan menggunakan konsep Lean Manufacturing, dan tool yang digunakan adalah Value Stream Mapping. Diharapkan dengan adanya identifikasi pemborosan ini, maka selanjutnya pemborosan tersebut dapat diminimalisir, dan efisiensi waktu produksi serta produktivitas dapat ditingkatkan. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan bahwa persentase Value Added (VA) adalah 70%, dan persentase Non Value Added (NVA) adalah sebesar 30%. Sedangkan pemborosan (waste) yang ada pada proses produksi Crumb Rubber SIR 12 Reguler adalah waiting, transportation, overprocessing, dan motion.