Siti Yuliana Seventika
STKIP Pangeran Dharma Kusuma Indramayu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS ENTREPRENEURSHIP DAN BERPIKIR KRITIS BERDASARKAN TEORI FACIONE - ANGELO MELALUI PENGINTEGRASIAN STEM BERBASIS PJBL Siti Yuliana Seventika
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37842/sinau.v8i1.80

Abstract

Berdasarkan penelitian awal mengenai kondisi berpikir kritis siswa X TKJ 1 SMK Yabujah Segeran Indramayu dapat diketahui bahwa kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi dan menyimpulkan hasil disertai alasan yang logis belum dilakukan. Penelitian ini menerapkan pembelajaran STEM berbasis PjBL, dimana pada tahapan reflection siswa diberi bahan untuk belajar mandiri, research melakukan riset kecil, discovery menemukan sendiri hasil risetnya, application selanjutnya diterapkan dalam memecahkan masalah, communication akhirnya melaporkan hasil belajarnya. Tujuan penelitian ini menunjukkan pembelajaran tersebut efektif, dan mendiskripsikan capaian sikap entrepreneurship dan berpikir kritis siswa. Indikator berpikir kritis yang digunakan merupakan modifikasi dari indikator berpikir kritis Facione – Angelo, yaitu menginterpretasikan, menganalisis, menerapkan, mengevaluasi dan menyimpulkan hasil disertai bukti pendukung. Penelitian diterapkan mix method. Ruang lingkup penelitian ini adalah siswa di atas. Variabel penelitian ini adalah sikap entrepreneurship, keterampilan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kritis. Data diambil dengan observasi, angket, dan tes dan diolah dengan analisis deskriptif dan uji statistik deskriptif serta perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan sikap entrepreneurship dan keterampilan berpikir kritis dengan masing-masing skor gain 0,8 dan 0,55 . Berpengaruh positif sebesar 90,2% serta efektif terhadap kemampuan berpikir kritis yang ditandai dengan perangkat pembelajaran valid, nilai rata-rata 80,69 yang berarti tuntas KKM dan lebih baik dari kelas control.