Afif Khalid
Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Juridic Analysis Of Good Faith Inlimited Company Management Afif Khalid
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i1.281

Abstract

The Board of Directors is one of the organs of the Limited Liability Company in charge of managing the Company. For this reason, Law Number 40 of 2007 stipulates that the board of directors in managing the Company must have good intentions. However, the law does not determine and formulate the meaning of good faith, so legal certainty is needed. This research uses normative legal research, namely research on secondary data in the form of primary, secondary, and tertiary legal materials. The legal materials were obtained through literature study. Then the secondary data is processed and analyzed descriptively qualitatively. The results of the study show that first, the meaning of good faith in the management of the company by the directors based on the opinion of M. Yahya Harahap, among others, is being honest, referring to the aims and objectives of the company, as well as laws and regulations and being loyal to the company. Second, every member of the board of directors who does not have good intentions in managing the company is personally responsible for the company's losses.
ANALISIS ITIKAD BAIK SEBAGAI ASAS HUKUM PERJANJIAN Afif Khalid
Jurnal Legal Reasoning Vol 5 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jlr.v5i2.4644

Abstract

Itikad baik merupakan salah satu asas hukum perjanjian sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1338 ayat (3) KUHPerdata. Asas itikad baik mempunyai peranan penting terhadap keberadaan perjanjian yang telah dibuat oleh para pihak. Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian bertujuan untuk mengkaji tentang Batasan itikad baik dan keberlakuan asas itikad baik dalam suatu perjanjian. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian terhadap data sekunder yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang dikumpulkan dengan cara studi Pustaka. Kemudian data sekunder tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa KUHPerdata maupun doktrin tidak memberikan Batasan yang jelas tentang itikad baik sebagai asas perjanjian. Namun umumnya para ahli hukum menafsirkan itikad baik sebagai suatu keadilan dan kepatutan. Begitu pula mengenai ruang lingkup berlakunya asas itikad baik dalam perjanjian tidak jelas pengaturannya. Namun demikian dapat dikatakan bahwa asas itikad baik berlaku pada saat negosiasi, pembuatan kesepakatan dan pelaksanaan perjanjian.