Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Proyek Renovasi PT.Citra Prabu Majasari Yuni Anggraini; Surya Indrawan; Novri Jenita Marbun
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 1 (2020): Januari -Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i1.157

Abstract

PT Citra Prabu Majasari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelaksanaan kontruksi yang akan melaksanakan proyek renovasi Gedung ATK, Gudang dan Kantor Pool Transportasi Pertamina RU II Dumai. Sebelum proyek dilaksanakan perlu manajemen proyek yang tepat sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Penelitian ini menggunakan metode critical path method (CPM) mengolah data waktu pasti dari setiap kegiatan dan digambarkan dalam bentuk jaringan kerja (diagram network) untuk mencari lama waktu penyelesaian proyek. Kemudian membuat gaant chart dan menentukan biaya yang dikeluarkan berdasarkan lama waktu yang diperoleh dari metode CPM. Menentukan kelayakan proyek dengan metode net present value (NPV) diperlukan data pengeluaran dan pemasukan setiap periode. Apabila hasil perhitungan NPV lebih besar dari 0, maka proyek layak untuk dilaksanakan. Hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan metode CPM bahwa proyek dapat diselesaikan selama 98 hari dengan biaya pengeluaran sebesar Rp. 523.653.630. Hasil perhitungan NPV sebesar Rp. 15.936.009, hal ini menunjukkan bahwa nilai NPV lebih besar dari 0 yang berarti proyek tersebut layak untuk dilaksanakan.
Analisis Pelaksanaan Proyek Renovasi PT.Citra Prabu Majasari Yuni Anggraini; Surya Indrawan; Novri Jenita Marbun
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 1 (2020): Januari -Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i1.157

Abstract

PT Citra Prabu Majasari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelaksanaan kontruksi yang akan melaksanakan proyek renovasi Gedung ATK, Gudang dan Kantor Pool Transportasi Pertamina RU II Dumai. Sebelum proyek dilaksanakan perlu manajemen proyek yang tepat sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Penelitian ini menggunakan metode critical path method (CPM) mengolah data waktu pasti dari setiap kegiatan dan digambarkan dalam bentuk jaringan kerja (diagram network) untuk mencari lama waktu penyelesaian proyek. Kemudian membuat gaant chart dan menentukan biaya yang dikeluarkan berdasarkan lama waktu yang diperoleh dari metode CPM. Menentukan kelayakan proyek dengan metode net present value (NPV) diperlukan data pengeluaran dan pemasukan setiap periode. Apabila hasil perhitungan NPV lebih besar dari 0, maka proyek layak untuk dilaksanakan. Hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan metode CPM bahwa proyek dapat diselesaikan selama 98 hari dengan biaya pengeluaran sebesar Rp. 523.653.630. Hasil perhitungan NPV sebesar Rp. 15.936.009, hal ini menunjukkan bahwa nilai NPV lebih besar dari 0 yang berarti proyek tersebut layak untuk dilaksanakan.
Rancangan Alat Pembersih Bahan Kerupuk Kulit: (Studi Kasus: UMKM Kerupuk Kulit Kartini) Noto Wiroto; Novri Jenita Marbun; Fifi Ariani; Naufal Dinata Hidayat; Afdal Heriadi Putra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1511

Abstract

UMKM Kerupuk Kulit Kartini di Kota Dumai masih melakukan proses pembersihan kulit sapi secara manual, yang berdampak pada rendahnya efisiensi waktu, keterbatasan kapasitas produksi, serta risiko ergonomi bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan merancang alat pembersih bahan kerupuk kulit yang sesuai dengan kebutuhan UMKM dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pengguna (voice of customer). Hasil kuesioner kemudian diolah menggunakan House of Quality (HOQ) untuk menentukan prioritas karakteristik teknis alat. Selain itu, data antropometri digunakan untuk memastikan rancangan alat bersifat ergonomis dan nyaman digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas utama dalam perancangan alat meliputi kemudahan pengoperasian, efisiensi waktu pembersihan, keamanan kerja, serta kemudahan perawatan. Rancangan alat pembersih yang dihasilkan mampu meningkatkan efisiensi proses pembersihan, mengurangi beban kerja operator, dan berpotensi meningkatkan kapasitas produksi UMKM. Dengan demikian, penerapan metode QFD terbukti efektif dalam menghasilkan rancangan alat pembersih kerupuk kulit yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung peningkatan produktivitas UMKM.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kurir Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Ekspedisi XYZ Azmi; Alif Rachman Huda Nur Ikhsan; Rudi Faisal; Melliana; Novri Jenita Marbun
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v21i1.1951

Abstract

Perkembangan industri e-commerce meningkatkan kebutuhan terhadap layanan jasa ekspedisi yang berkualitas, khususnya pada aspek pelayanan kurir sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kurir terhadap kepuasan pelanggan pada Jasa Ekspedisi XYZ di Kota Dumai dengan menggunakan dimensi SERVQUAL. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square (PLS) dan melibatkan 111 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi assurance, empathy, dan reliability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan responsiveness berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pelanggan lebih memprioritaskan aspek kepercayaan, profesionalisme kurir, kepedulian terhadap pelanggan, serta keandalan proses pengiriman dalam membentuk kepuasan pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan ekspedisi dalam merumuskan strategi pengembangan kualitas pelayanan kurir untuk meningkatkan kepuasan serta mempertahankan loyalitas pelanggan.