This Author published in this journals
All Journal Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THEME IN SHAKESPEARE’S “KING LEAR” NFN Mustafa
SAWERIGADING Vol 16, No 1 (2010): Sawerigading, Edisi April 2010
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v16i1.371

Abstract

This paper examines concerning an aging pagan king of ancient Briton, seeks to divide his kingdom among his daughters and their suitors according to a test of how well they can express their love in words. The aim of this paper is to examine theme in Shakespeare’s "King Lear" in applying love value of Lear’s daughters to their father (King Lear). How Shakespeare develops this theme so that it can be alive and pleased by all readers of literary work as well as becoming one of the biggest in Shakespeare’s “tragedy” until now.  Shakespeare has treated all characters very successfully by making them play out their roles and make a complete dramatic unity. He keenly put human life in the whole process of his drama mainly by putting down love and conflict among those characters. Abstrak Makalah ini mengisahkan tentang seorang raja di Inggris Raya yang akan membagikan kekuasaannya kepada para ahli warisnya (ketiga putrinya) berdasarkan kadar cinta yang dimiliki untuk ayahnya dengan melakukan tes mengekspresikan cintanya kepada ayah dengan kata-kata cinta. Makalah ini bertujuan untuk meneliti tema “King Lear” dalam penerapan tentang kadar cinta putri-putri Lear kepada orang tuannya (Raja Lear). Bagaimanakah tema cerita yang ditampilkan oleh Shakespeare dalam mengembangkan cerita ini sehingga dapat hidup dan disenangi oleh para penikmat karya sastra dan juga menjadi salah satu karya terbesar drama tragedi Shakespeare hingga saat ini.  Shakespeare telah berhasil dengan baik dalam mengejawantahkan terhadap peran para pelaku cerita, dan penyusunan sebuah wacana drama yang lengkap. Ia dengan teliti meletakkan dasar hidup manusia dalam seluruh proses dramanya dengan menempatkan konflik dan cinta di antara para pelaku cerita.
ALUR DAN TEMA DALAM KARYA CHOPIN "THE AWAKENING" NFN Mustafa
SAWERIGADING Vol 18, No 1 (2012): Sawerigading, Edisi April 2012
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v18i1.343

Abstract

This paper aims to describe two aspects of literary works, they are plot and themes in the works of Chopin "The Awakening"'. This paper uses methods of discourse analysis and descriptive interpretation of the structural approach, sociological approach, and intuitive approach. Techniques of collection data is done by using 'Inventory Technique, namely by finding and collecting data is then analyzed further. Data writing is the result of the study characterizations in Chopin "The Awakening"'. The story, tells domestic life with a different culture, American culture (Edna) and French descent "Creole" (Pontallier) which colured by dishonesty story, and hypocrisy. This paper is expected to contribute ideas who are interested primarily in the field of American Literature. Abstrak Tulisan ini bertujuan memaparkan dua aspek karya sastra, yaitu alur dan tema dalam karya Chopin "The Awakening". Tulisan ini menggunakan metode analisis wacana deskriptif interpretasi dan pendekatan struktural, pendekatan sosiologis, dan pendekatan intuitif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 'Inventory technique, yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data kemudian dianalisis lebih lanjut. Data penulisan ini adalah hasil kajian penokohan dalam novel "The Awakening" karya Chopin. Ceritanya, berkisah tentang kehidupan rumah tangga dengan budaya yang berbeda, budaya Amerika (Edna) dan Perancis keturunan "Creole" (Pontallier) yang dibumbuhi dengan kisah cinta, perselingkuhan, dan kemunafikan. Tulisan ini, diharapakan dapat memberikan sumbangan pemikiran terutama yang tertarik dalam bidang kesastraan Amerika.
BETRAYAL LOVE IN SHAKESPEARE'S "KING LEAR" NFN Mustafa
SAWERIGADING Vol 17, No 1 (2011): Sawerigading, Edisi April 2011
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v17i1.325

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan salah satu aspek karya sastra, yaitu Pengkhianatan dalam kaya Shakespeare "King Lear". Tulisa.n ini diharapaka.n dapat memberika.n sumba.nga.n pemikiran uta.manya yang tertarik da.lam bidang kesusatraan Inggris.Melalui pela.ku cerita, tergambar bagaimana cinta itu sebenarnya. Cinta orang tua terhadap anaknya, atau sebaliknya. Cinta seorang pengabdi kepada siapa ia mengabdi, dan yang lebih umum lagi adalah cinta terhadap sesama. Tulisan ini menggunakan metode analisis wacana deskriptif interpretatif pada "King Lear" yaitu denga cara membaca, memahami, dan memberikan makna dengan menafsirkan data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 'Inventory technique yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data kemudian diana.lisa lebih lanjut. Abstract This writing aims to describe one of the elements of literary work, namely Betrayal Love in Shakepeare's "King Lar". This writing is expected to contribute for further research focused on whom is interested in English literary. Through characters of the story, described how love by right itself. Fatherly love to his child, or on the contrary. Love an official to whom he/she serves and the most important is love to fellowship. This writing included in descriptive interpretative discourse analysis on "King Lear" involving reading, understanding, and giving meaning by interpreting the data, and technique of collecting data is done by using 'Inventory technique. it is done by finding out and collecting data in accordance with in analyzed. 
NILAI KEJUJURAN DALAM PAPPASENG TOMATOA NFN Mustafa
SAWERIGADING Vol 19, No 2 (2013): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2013
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v19i2.432

Abstract

Pappaseng tomatoa is a type of Buginese literature implying positive values of life, especially honesty value. Pappaseng tomatoa is still used and preserved by Buginese community to deliver life wisdoms through literary. The writing intends to find out values and moral message in pappaseng tomatoa. It is descriptive and applies noting, interviewing, recording, technique and library study to collect the data. The discussion shows that skill without honesty is like a ship without the captain, and vice versa. Pappaseng tomatoa is meaningful for eductional media to guide and find the essence of human life. Abstrak Pappaseng Tomatoa merupakan jenis kesusatraan Bugis yang mengandung nilai-nilai kehidupan positif, khususnya nilai kejujuran. Pappaseng tomatoa masih dipergunakan dan dipelihara oleh masyarakat Bugis untuk menyampaikan kearifan-kearifan hidup dengan cara bersastra. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan nilai-nilai dan ajaran moral yang digambarkan dalam narasi Pappaseng Tomatoa. Penelitian ini bersifat deksriptif, dan dalam pengumpulan data digunakan teknik pecatatan, wawancara, perekaman, dan studi pustaka. Pembahasan menunjukkan bahwa kecakapan tanpa kejujuran ibarat kapal tanpa nakhoda, sedangkan kejujuran tanpa kecakapan ibarat nakhoda tanpa kapal. Pappaseng Tomatoa bermanfaat sebagai sarana pendidikan yang dapat menuntun dan menemukan hakikat keberadaan manusia.