Enrico Hervianto
Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin – Kalimantan Selatan Rumah Sakit Umum Siloam, Tangerang – Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PREEKLAMPSIA TERHADAP HASIL LUARAN BAYI DARI KEHAMILAN ATERM DAN PRETERM Enrico Hervianto
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.55 KB) | DOI: 10.20527/jbk.v3i1.4848

Abstract

Preeklampsia (PE) dialami oleh 3 – 5 % kehamilan dan menyebabkan berbagai gangguan pada ibu dan bayi. Pada janin, PE menyebabkan hambatan perkembangan bayi. Pengamatan ditujukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan bermakna luaran berat dan panjang bayi dari ibu dengan PE pada kehamilan kurang dan cukup bulan bila dibandingkan dengan luaran bayi dari ibu tanpa penyulit kehamilan dengan usia kehamilan yang sama. Studi menggunakan data retrospektif dari rekam medis. Sampel pasien berasal dari pasien yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan selama kurun waktu 1 Januari 2015 hingga 31 Desember 2016. Pengamatan pada 68 persalinan preterm dan 127 kehamilan cukup bulan menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada luaran berat badan bayi dari ibu yang mengalami PE dibandingkan dengan kehamilan normal dengan p=0.037, OR=3.375. Gangguan uteroplasenter diduga sebagai penyebab perbedaan ini. Perkembangan janin terhambat pada kehamilan preterm diduga terjadi akibat gangguan suplai darah ke plasenta namun kehamilan cukup bulan meski didapatkan preeklampsia, tidak terjadi perbedaan luaran berat maupun panjang bayi. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa patogenesis preeklampsia lanjut tidak dipengaruhi aliran uteroplasenter.