Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROGRAM STAR (SEHAT TANPA ASAP ROKOK) PENYULUHAN MENGENAI BAHAYA ROKOK BAGI PEROKOK AKTIF DAN PASIF Muhammad Rifqy; Nurul Fitri Handayani; Amelia Agustin; Rayhanaddinor Rahmah; Ratna Setyaningrum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9953

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat di RT. 005 RW. 001 Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, mengenai bahaya rokok bagi perokok aktif dan pasif. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan secara luring untuk masalah utama berdasarkan hasil diagnosa komunitas, yaitu kebiasaan merokok. Berdasarkan hasil kuesioner diketahui bahwa pengetahuan dan sikap peserta penyuluhan terdapat peningkatan. Kata kunci: penyuluhan; merokok; perokok aktif; perokok pasif                                                                                               ABSTRACTThis community service aims to improve the knowledge and attitudes of the people in the RT. 005 RW. 001 Guntung Paikat Village, South Banjarbaru District, Banjarbaru City, regarding the dangers of smoking for active and passive smokers. The method used is offline counseling for the main problem based on the results of community diagnoses, namely smoking habits. Based on the results of the questionnaire, it is known that the knowledge and attitudes of the counseling participants have increased. Keywords: counseling; smoke; active smoking; secondhand smoke.
PROGRAM “GEMAS CERITA” SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA WONOREJO KECAMATAN SATUI KABUPATEN TANAH BUMBU Ratna Setyaningrum; Lathifah Nurul 'Aini; Sukma Faezatunnisa; Tarisa Aulia; Theodolita Salsabila; Verinda Ghea Ayu Astuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14136

Abstract

ABSTRAKHipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi sering disebut juga dengan “silent killer” atau pembunuh diam-diam. Berdasarkan data Riskesdas Nasional tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia yaitu sebesar 34,1% dan Provinsi yang memiliki prevalensi tertinggi di Indonesia yaitu Kalimantan Selatan dengan persentase 44,1%. Di Kabupaten Tanah Bumbu memiliki prevalensi penderita hipertensi yaitu sebesar 8,07%. Di Desa Wonorejo, penyakit hipertensi termasuk dalam 10 penyakit tertinggi dan menduduki urutan kedua. Berdasarkan diagnosa komunitas terhadap 46 KK di RT 20, didapatkan 10 orang (7,8%) diantaranya mengalami hipertensi. Pada pengabdian masyarakat ini dibuat kegiatan intervensi berupa GEMAS CERITA (Gerakan Masyarakat Cegah Hipertensi Kita). Pelaksanaan kegiatan bertempat di Desa Wonorejo RT 20, pada tanggal 24 Juli 2022 dan 05 agustus 2022. Tujuan dari kegiatan pengabdian yaitu untuk melakukan pemantauan tekanan darah, meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi serta masyarakat dapat menyadari dan mencegah kejadian hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendampingan dan penyuluhan. Penilaian pre-test dan post-test mengenai bahaya hipertensi dilakukan untuk menilai keberhasilan program. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu terbentuknya kader hipertensi dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dari (43,3%%) menjadi (80%) pada setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan.                                                                               Kata kunci: hipertensi; silent killer; gerakan masyarakat. ABSTRACTHypertension is a condition where systolic blood pressure is≥ 140 mmHg and or diastolic blood pressure is≥ 90 mmHg. Hypertension is often referred to as the "silent killer". Based on the 2018 National Riskesdas data, the prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1% and the province with the highest prevalence in Indonesia is South Kalimantan with a percentage of 44.1%. In Tanah Bumbu Regency, the prevalence of hypertension is 8.07%. In Wonorejo Village, hypertension is included in the top 10 diseases and ranks second. Based on the community diagnosis of 46 households in RT 20, 10 people (7.8%) of them had hypertension. In this community service, an intervention activity was made in the form of GEMAS CERITA (Community Movement to Prevent Our Hypertension). The purpose of the service activity is to monitor blood pressure and increase knowledge about hypertension so the community can realize and prevent the incidence of hypertension. The method used in this activity is mentoring and counseling. Pre-test and post-test assessments regarding the dangers of hypertension were carried out to assess the success of the program. The results of community service activities are the formation of hypertension cadres and an increase in community knowledge from (43.3%%) to (80%) after counseling activities. Keywords: hypertension; silent killer; movement society.
Program balai edukasi ASI eksklusif sebagai upaya permasalahan ketidakpatuhan pemberian ASI eksklusif Agung Waskito; Maulidiva Natasha; Nor Annisa; Nurhaliza Rahmah; Satria Satria; Tiara Dyah Anggraini; Ratna Setyaningrum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24187

Abstract

AbstrakDesa Tiwingan Lama merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, berdasarkan hasil diagnosa komunitas yang dilakukan, didapatkan sebanyak 69% masyarakat desa tidak melakukan ASI Ekslusif dari 13 KK responden dengan kriteria KK yang memiliki balita. Berdasarkan hasil analisis faktor risiko diketahui bahwa faktor yang menjadi latar belakang ketidakpatuhan pemberian ASI Eksklusif adalah kurangnya pengetahuan ibu. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman WUS khususnya bagi Ibu hamil, Ibu menyusui maupun Ibu yang sedang melakukan program kehamilan terkait ASI eksklusif. Kegiatan intervensi yang dilakukan berupa intervensi non fisik diantaranya yaitu pembentukan kader program, penyuluhan, pemberian edukasi dan keterampilan terkait pemberian ASI oleh konselor ASI. Metode kegiatan yang dilakukan saat pelaksanaan ada empat, yaitu menggunakan metode ceramah, diskusi, sharing session, dan demonstrasi. Hasil kegiatan dapat dilihat dari nilai pretest dan posttest. Untuk nilai pengetahuan pretest dengan kategori kurang (15,8%) dan kategori baik (84,2%), selanjutnya ada nilai sikap yang hampir seluruh resonden memiliki sikap positif terkait ASI Eksklusif (94,7%), dimana hanya 1 orang diantaranya yang memiliki sikap negatif (5,3%). Setelah diberikan pemaparan materi, peserta melakukan pengisian posttest mengenai pengetahuan dan sikap dan hasilnya seluruh responden menjadi memiliki pengetahuan yang baik dan juga sikap positif (100%). Sehingga kegiatan ini cukup efektif untuk menambah pengetahuan ibu mengenai ASI Eksklusif. Kata kunci: ASI eksklusif; edukasi; gizi balita AbstractTiwingan Lama Village is one of the villages in Aranio District, Banjar Regency. Based on the results of the community diagnosis carried out, it was found that 69% of the village community did not practice exclusive breastfeeding from the 13 respondent families with the criteria of families having toddlers. Based on the results of risk factor analysis, it is known that the factor behind non-compliance with exclusive breastfeeding is the mother's lack of knowledge. The aim of this service activity is to help increase knowledge and understanding of WUS, especially for pregnant women, breastfeeding mothers and mothers who are carrying out pregnancy programs related to exclusive breastfeeding. Intervention activities carried out in the form of non-physical interventions include the formation of program cadres, counseling, providing education and skills related to breastfeeding by breastfeeding counselors. There are four methods of activities carried out during implementation, namely using lecture, discussion, sharing session and demonstration methods. The results of the activity can be seen from the pretest and posttest scores. For the pretest knowledge score in the poor category (15.8%) and the good category (84.2%), then there is an attitude score where almost all respondents have a positive attitude regarding exclusive breastfeeding (94.7%), where only 1 of them has have a negative attitude (5.3%). After being given a presentation of the material, participants completed a posttest regarding knowledge and attitudes and the results were that all respondents had good knowledge and positive attitudes (100%). So this activity is quite effective in increasing mothers' knowledge about exclusive breastfeeding. Keywords: exclusive breastfeeding; education; toddler nutrition