Baltasar Sada
SDI Ngedumee Kabupaten Ngada NTT

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Mengatasi Kesulitan Pada Passing Bawah Melalui Variasi Latihan di Kelas V SDI Ngedumee Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada Tahun Pelajaran 2019/2020 Baltasar Sada
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 4 No. 12 (2020): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v4i12.65

Abstract

Dalam permainan bola voli dikenal berbagai teknik dasar, dan untuk dapat bermain bola voli harus betul-betul dikuasai dahulu teknik- teknik dasar ini. Salah satu teknik dasar adalah passing bawah, dimana passing bawah merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan bola voli, yaitu teknik pengoperan bola dengan sikap tangan di bawah (meraup). Penguasaan teknik dasar secara sernpurna dapat dicapai dengan rnelakukan latihan- latihan kontinyu dan rnenggunakan metode latihan yang baik. Agar anak didik rnemiliki kemampuan teknik passing bawah yang baik, maka guru perlu rnemberikan latihan-latihan yang bervariasi sehingga kemampuan passing bawah siswa dapat ditingkatkan. Rumusan masalah penelitian ini adalah Faktor apakah yang menyebabkan anak kesulitan melakukan Passing Bawah? Bagaimana cara mengatasi kesulitan anak melakukan Passing Bawah melalui variasi latihan pada permainan bola voli di kelas V SDI Ngedumee? Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Tindakan Kelas (Action Research) dengan empat fase dari siklus PTK Tahap perencanan, Tahap observasi, Tahap refleksi, dan Evaluasi.Dari hasil observasi kemampuan passing bawah siswa setelah tindakan siklus I terlihat adanya peningkatan. Sebanyak 8 orang siswa pada kriteria baik. Sedangkan dari keseluruhan siswa tingkat penguasaan kemampuan passing bawah adalah 76% dengan perolehan jumlah aspek kemampuan passing bawah sebanyak 61% berada pada nilai rata-rata 3,0 pada kriteria baik. pembelajaran siklus I berada pada kategori baik. setelah tindakan siklus II terlihat adanya peningkatan dari siklus sebelumnya. Jumlah siswa yang sudah menguasai lima aspek kemampuan passing bawah dengan kriteria baik juga meningkat menjadi 12 orang artinya hampir keseluruhan anak berada pada kategori baik walau masing-masing aspek pengenalan belum terpenuhi. Prosentase keseluruhan mengenai kemampuan passing bawah ditunjukkan dengan perolehan jumlah skor 65 atau nilai rata-rata 3,3 yang menunjukkan kriteria baik atau dengan ketercapaian 81%.Dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan kemampuan penguasaan passing bawang mengalami peningkatan setelah menggunakan variasi latihan di Kelas V SDI Ngedumee Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.