Isharyanti
SMPN 3 Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IX-B dengan Menerapkan Model Pembelajaran Small Group Discussion di SMPN 3 Kediri pada Pelajaran Bahasa Jawa Materi Pidato Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 Isharyanti
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 5 No. 1 (2020): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v5i1.71

Abstract

Siswa IX-B di SMPN 3 Kediri sering memakai bahasa Indonesia di lingkungan sekolah. Parahnya siswa juga kerap menggunakan bahasa gaul yang sedang marak dibicarakan. Hal itu memperparah krisis penggunaan bahasa Jawa di lingkungan sekolah. Padahal di SMPN 3 Kediri. Dengan berbagai hal yang telah dijelaskan di atas, ditambah dengan siswa malas mempelajari materi bahasa Jawa yang menjadi kewajibannya. Hal itu berimbas pada nilai rata-rata siswa yang cenderung rendah. Peneliti memilih sebuah metode pembelajaran Small Group Discussion untuk meningkatkan hasil belajar siswa. model pembelajaran Small Group Discussion. Small Group Discussion adalah proses pembelajaran dengan melakukan diskusi kelompok kecil tujuannya agar peserta didik memiliki ketrampilan memecahkan masalah terkait materi pokok dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Small group discussion menuntut semua anggota dalam kelompok belajar dapat saling tatap muka sehingga mereka dapat berdialog tidak hanya dengan guru tapi juga bersama dengan teman. Keberhasilan penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan prestasi belajar siswa hingga 75% dengan nilai KKM minimal 75. Hasil peningkatan dapat terlihat dari data sebagai berikut: prasiklus 58%; siklus pertama 72%; siklus kedua 81%. Hasil tersebut dikatakan berhasil karena sudah mencapai indikator keberhasilan penelitian sebesar 75%. Hasil peningkatan dapat terlihat dari nilai rata-rata siswa sebagai berikut: prasiklus 75,6; siklus pertama 79,2; siklus kedua 81,7. Hasil tersebut dikatakan berhasil karena sudah melebihi indikator keberhasilan.