ABSTRAKPenelitian ini berjudul representasi gaya hidup perempuan berpenampilan maskulin di Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana gaya hidup perempuan berpenampilan maskulin di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perempuan berpenampilan maskulin. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori representasi.Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik bola salju (snow ball sampling), yaitu dimana peneliti mulai mencari informan pertama kemudian peneliti meminta nama lain dari informan tersebut untuk dijadikan informan berikutnya dan begitu seterusnya dengan kriteria usia responden yang menjadi informan dalam peneilitian ini, yaitu berkisar 20 - 25 tahun, menetap di Banda Aceh, berasal dari kalangan mahasiswa dan profesi lainnya dan memiliki penampilan seperti halnya laki-laki. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh perubahan gaya hidup perempuan maskulin yang mereka lakukan didasarkan pada berbagai pengalaman dimasa lalu keinginan orang tua dan lingkungan yang menjadi mereka berani merubah gaya hidup menjadi seorang perempuan maskulin. Teori representasi dimana teori ini memberikan gambaran terkait dengan sebuah proses ataupun keadaan yang ditempatkan sebagai suatu perwakilan terhadap sebuah sikap/ perbuatan dari sekelompok orang atau golongan tertentu didalam kelompok masyarakat. Sejalan dengan keberadaan perempuan berpenampilan maskulin yang merubah gaya hidup memberikan gambaran tentang sikap yang kini berani ditunjukkan dengan tampil dimuka umum tanpa mempedulikan berbagai macam konsekuensi dari masyarakat serta lingkungan sekitarnya. Faktor yang menyebabkan perempuan berpenampilan maskulin merubah penampilan didasarkan pada beberapa faktor yaitu faktor individual, faktor keluarga dan faktor lingkungan.The Representation Of Life style Of Masculine Woman In Banda AcehABSTRACTThis research entitled the representation of lifestyle of masculine woman in Banda Aceh. The purpose of the study was to find out how the lifestyle of masculine-looking women in Banda Aceh and to find out the factors that influencethem. The theory used in this research is the representation theory. The approach used is qualitative approach. The technique of selecting informants using snow ball technique (ie snow ball sampling), that is where the researchers start looking for the first informant then the researchers asked for another name of the informant to be the next informant and so on which the criteria of respondents who become informants in this study are in the age of 20 - 25 years old, living in Banda Aceh, coming from among students and other professions and having a male-like appearance. Data collections used in this study were observation, in-depth interview, and documentation. Based on collecting data, it can be obtained that the changes of masculine women lifestyle is based on a variety of experiences in the past, parents’ desire and the environment influences that caused them to be changed into masculinity. The representational theory is the theory provides an overview of a process or state that is placed as a representative of an attitude / action of a particular group or group within a community. In line with the presence of masculine-looking women who change lifestyles describes the attitude that is now dared to be shown by appearing in public without regarding to the various consequences of society and the surrounding environment. The factors that cause masculine-looking women to change their appearance are based on several factors: individual factors, family factors and environmental factors.