Penelitian ini berjudul “Efektivitas Komunikasi Interpersonal Petugas Rohaniawan Dalam Pelayanan Bimbingan Rohani Islami Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas komunikasi interpersonal dalam proses pelayanan bimbingan rohani islami antara rohaniawan dengan pasien, dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang dihadapi petugas rohaniawan dalam memberikan pelayanan bimbingan rohani islami pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian yang menjadi informan adalah sebanyak 7 orang terdiri dari 5 orang petugas rohaniawan dan 2 orang pasien rawat inap. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi interpersonal dalam program pelayanan bimbingan rohani islami antara rohaniawan dengan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dikategorikan efektif. Keefektifan komunikasi interpersonal dalam program pelayanan bimbingan rohani islami antara rohaniawan dengan pasien rawat inap ditinjau dari indikator keterbukaan, empati, sikap suportif, sikap positif dan kesetaraan. Kemudian terdapat beberapa hambatan dalam menyampaikan bimbingan rohani islami yaitu berupa kurangnya komunikasi antara petugas rohaniawan, pasien dan keluarga pasien, kurangnya perhatian dari pasien kepada petugas bimbingan sehingga pelaksanaan bimbingan tidak tercapai secara maksimal serta kurangnya petugas yang memadai dalam bidang pelayanan bimbingan rohani.Interpersonal Communication Effectiveness of clerical officers In Islamic Spiritual Guidance Services In Inpatient Patients at Regional General Hospital dr. Zainoel AbidinThis research entitled Interpersonal Communication Effectiveness of clerical officers In Islamic Spiritual Guidance Services In Inpatient Patients at Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin. The purpose of this research to know how the effectiveness of interpersonal communication in the process of spiritual guidance services between the clergy with the patient, and to determine the inhibiting factors faced by clerical officers in providing services of Islamic spiritual guidance on inpatients at the Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. The approach used in this research is qualitative approach with descriptive method. Research subjects who become informants are as many as 7 people consisting of 5 people and 2 ward officers inpatients. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation studies. The theory used in this research is the theory of planning. The results showed that the process of interpersonal communication in the program of spiritual guidance service islami between the clergy with inpatients at the Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh is categorized as effective. The effectiveness of interpersonal communication in the Islamic spiritual guidance service program between the priests and the inpatients is viewed from indicators of openness, empathy, supportive attitude, positive attitude and equality. Then there are some obstacles in delivering Islamic spiritual guidance which is lack of communication between clerical officer, patient and patient's family, lack of attention from patient to guidance officer so that guidance implementation is not reached maximally, lack of adequate officer in spiritual guidance service.