Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN RESIKO COVID-19 DAN KETAHANAN PANGAN Hady Suryono
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.768 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.599

Abstract

Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan virus korona serta dapat menginfeksi manusia dan menyerang sistem pernapasan. Virus ini menyebabkan infeksi pernapasan ringan maupun berat, seperti pneumonia. Persebaran kasus probable yang terjadi meningkat sangat tajam pada kurun waktu 1-2 bulan pada awal pandemi di Indonesia. Pada waktu tersebut fatality rate akibat virus COVID-19 di Indonesia mencapai 8,8%, melampaui dari negara-negara yang sudah lebih dulu terdampak virus COVID-19 lainnya seperti China (4,07%). Melihat jumlah Penduduk Indonesia yang merupakan terbesar ke-4 di dunia maka pandemi COVID-19 ini merupakan suatu ancaman yang besar. Secara luas, COVID-19 memiliki dampak terhadap faktor sosial dan ekonomi. Adanya penurunan aktivitas ekonomi terutama sektor transportasi dan pergudangan akan berpotensi terhadap ketahanan pangan seluruh wilayah di Indonesia. Dampak tersebut juga akan semakin inklusif jika melihat persebaran kasus COVID-19 yang semakin merata dan cepat di seluruh provinsi di Indonesia. Pengelompokkan provinsi berdasarkan wilayah dan kesamaan karakteristik resiko COVID-19 dan ketahanan pangan diperlukan untuk mendapatkan gambaran kelompok provinsi yang perlu mendapatkan kewaspadaan yang lebih banyak. Pada penelitian ini metode K-Means digunakan untuk melakukan pengelompokan karena K-Means merupakan salah satu metode non hirarki clustering yang digunakan untuk mengelompokkan data kedalam beberapa kelompok dengan sistem partisi berdasarkan jarak antar variabel. Dari hasil analisis dipilih empat kelas untuk pengelompokkan. Dari hasil pengelompokkan, beberapa provinsi yang perlu mendapatkan perhatian lebih dipulau Jabalnusra adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, pulau sumatera adalah Riau, Kep. Riau, dan Kep. Babel, Sulawesi adalah Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, serta daerah timur, yaitu Maluku sampai Papua.
Mengembangkan Diseminasi Official Statistics: Peluang dan Tantangan dalam Inovasi Layanan Statistik Tiyas Ambarsari; Triana Rachmaningsih; Hady Suryono
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2021 No 1 (2021): Seminar Nasional Official Statistics 2021
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.057 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2021i1.846

Abstract

Statistics Indonesia (BPS) functions as the main source of official statistical data and has the responsibility to disseminate data for public use. To achieve this mission, many initiatives are undertaken to create innovations that make data easier to find, use and access effectively and efficiently. The Data Needs Survey (SKD) is one of the initiatives carried out to identify statistical data needs and the level of consumer satisfaction with BPS data and services. In this paper, we will explain the dissemination method approach through websites and data portals as a statistical service innovation to develop the dissemination of official statistics based on the IPA (Importance and Performance Analysis) and gap analysis methods. The results show that the gap analysis of statistical service attributes is -0.02 to -0.31 and the IPA analysis shows that there is an opportunity for innovation development in website services in Quadrant A which is the main priority for improvement. Keywords: official statistics, dissemination, gap analysis, importance and performance analysis