Penelitian ini berjudul “Teknik Komunikasi Persuasif Guru dalam Membentuk Kedisiplinan Pada Anak gangguan Autistik di SLB YPAC Banda Aceh”. Anak gangguan autistik mengalami hambatan perkembangan dalam bidang komunikasi, interaksi sosial, perilaku, dan emosi. Guru memandang atau memaknai pembentukan kedisiplinan amat penting bagi anak untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan dan meningkatkan perkembangan anak menuju kemandirian untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Pemaknaan ketiga guru ini sejalan dengan asumsi teori interaksi simbolik yang dikemukakan oleh Blumer bahwa manusia bertindak terhadap sesuatu berdasarkan makna-makna yang ada pada sesuatu itu bagi mereka yang diperoleh melalui interaksi simbolik yaitu yang diperoleh guru saat berinteraksi dengan anak gangguan autistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan komunikasi persuasif oleh guru yang dilihat dari teknik komunikasi persuasif yang digunakan untuk membentuk kedisiplinan pada anak gangguan autistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tiga guru SLB YPAC Banda Aceh yang terlibat pada proses belajar dan mengajar dengan ketiga anak gangguan autistik. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam membentuk kedisiplinan pada anak gangguan autistik guru menerapkan teknik komunikasi persuasif berdasarkan tipe spektrum autis yang diderita tiap anak gangguan autistik seperti kondisi perilaku, dan level komunikasi pada anak. Kata kunci: Teknik, Komunikasi Persuasif, Kedisiplinan, Anak Gangguan Autistik This study is entitled "Persuasive communication techniques of teachers in shaping discipline to childrent with autistic disorder in slb YPAC Banda Aceh”. Children with autistic disorder have developmental disabilities in communication, sosial interaction, behavior, and emotions. Teachers perceive or interpret the shaping of discipline is very important for children to reduce unwanted behavior and improve children's development towards independence to meet their own needs. The meaning of these three teachers is in line with the assumptions of symbolic interaction theory proposed by blumer that human beings act on something based on the meanings that exist in something that is obtained for them through symbolic interaction that is obtained by the teacher when interacting with autistic children. The purpose of this study was to find out the application of persuasive communication by teachers seen from the persuasive communication techniques used to shape discipline in children with autistic disorders. This study uses a descriptive qualitative research. the informant in this study consisted of three teachers of SLB YPAC Banda Aceh who were involved in the learning and teaching process with children with autistic disorders. Techniques of collecting data in this research are semi-structured interviews, observation, and documentation. The results of this study showed that in shaping discipline in autistic disorders children. The teachers applied persuasive communication techniques based on the type of autism diagnosed by each child with autism related to problems, and the level of communication. Keywords: Techniques, Persuasive Communication, Discipline, Autistic Disorder Children