Energi fosil seperti minyak bumi, gas alam, batubara dan lain-lain adalah energi yang saat ini sebagian besar digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan umumnya menggunakan ketel uap (boiler) untuk mengkonversi energi tersebut. Oleh karena itu, peningkatan efisiensi ketel uap (boiler) akan mengurangi konsumsi energi dalam pembangkit maupun sektor industri lain. Pengupgradean dilakukan berdasarkan penelitian sebelumnya yaitu pada sistem injection boiler feed water, sistem control secondary udara pembakaran, serta sistem control air pada steam drum. Double Drum Water Tube Boiler digunakan untuk mengkonversikan air menjadi uap, dimana sumber panas untuk pemanasan berasal dari hasil pembakaran bahan bakar yang ada di ruang bakar . Double Drum Water Tube Boiler ini memiliki dua drum yang saling menyilang ke sumber panas dan tube dipasangkan berlawanan arah dengan drum. Bahan bakar yang digunakan pada penelitian ini yaitu bahan bakar cair solar. Tujuan keseluruhan dari penelitian ini agar proses dapat dilakukan secara steady state. Meteode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan saturated steam. Variabel berubah yaitu rasio udara bahan bakar sedangkan variabel tetap yaitu air umpan dan jumlah bahan bakar. Dari hasil penelitian ini didapatkan titik optimal kinerja alat Double Drum Water Tube Boiler yaitu pada rasio udara bahan bakar 17.57 , dimana effisiensi boiler yang didapatkan sebesar 65.62 %, dengan temperature steam yang dihasilkan sebesar 158,92 ?, tekanan steam sudah mencapai tekanan optimum yaitu sebesar 5 bar serta rasio penguapan boiler sebesar 10,46.