Rachmadiana ZA
SMAN 1 Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pendekatan Kooperatif Model Explicit Instruction Pada Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMAN I Dukupuntang Rachmadiana ZA
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPTI - April 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.162

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Dengan tujuan 1) Ingin mengetahui peningkatan aktivitas siswa melalui pendekatan model explicit instruction pada pembelajaran PAI. 2) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa melalui pendekatan model explicit instruction pada pembelajaran PAI.  Subjek penerima tindakan adalah siswa kelas X yang berjumlah 35 orang dengan rincian 16 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah berupa teknik hasil tes (uji kompetensi) dan teknik hasil observasi langsung dengan mengamati kinerja guru maupun siswa, serta dari hasil angket pendapat siswa mengenai proses pembelajaran yang telah berlangsung pada setiap siklus, dengan maksud untuk mengetahui respons siswa terhadap proses pembelajaran tersebut mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap akhir pembelajaran, dengan aspek yang diamati berupa : aktivitas, kerja sama dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah, Melalui evaluasi/tes baik memberikan nilai rata-rata pada siklus I sebesar (62,43). Sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata sebesar (76,85). Pada akhir siklus rata-rata sebesar (84,14). Terjadi peningkatan secara signifikan pada tiap siklusnya. Pendekatan model explicit instruction berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Terlihat pada siklus I persentase masing-masing untuk aspek (SS) sebesar (59%), (S) sebesar (100%), (CS) sebesar (84%), dan (KS) sebesar (88%). Pada siklus 2 untuk aspek (SS) sebesar (75%), (S) sebesar (82%), (CS) sebesar (59%), dan (KS) sebesar (25%). Sehingga pembelajaran kooperatif model explicit instruction dapat digunakan pada pembelajaran PAI sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dikelas X SMAN I Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Subjek penerima tindakan adalah siswa kelas X yang berjumlah 35 orang dengan rincian 16 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah berupa teknik hasil tes (uji kompetensi) dan teknik hasil observasi langsung dengan mengamati kinerja guru maupun siswa, serta dari hasil angket pendapat siswa mengenai proses pembelajaran yang telah berlangsung pada setiap siklus, dengan maksud untuk mengetahui respons siswa terhadap proses pembelajaran tersebut mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai pada tahap akhir pembelajaran, dengan aspek yang diamati berupa : aktivitas, kerja sama dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah, Melalui evaluasi/tes baik memberikan nilai rata-rata pada siklus I sebesar (62,43). Sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata sebesar (76,85). Pada akhir siklus rata-rata sebesar (84,14). Terjadi peningkatan secara sigbifikan pada tiap siklusnya, yang berarti siswa telah mampu beradaptasi dengan model explicit instruction dalam belajar PAI. Pendekatan model explicit instruction berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa ke arah lebih baik. Dari angket siswa pada siklus I persentase masing-masing untuk aspek (SS) sebesar (59%), (S) sebesar (100%), (CS) sebesar (84%), dan (KS) sebesar (88%). Pada siklus 2 untuk aspek (SS) sebesar (75%), (S) sebesar (82%), (CS) sebesar (59%), dan (KS) sebesar (25%). Sehingga dapat direkomendasikan bahwa pembelajaran kooperatif model explicit instruction dapat digunakan pada pembelajaran PAI sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dikelas X SMAN I Dukupuntang Kabupaten Cirebon.