Mohammad Dahlan Sely
Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKes Maluku Husada, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Manfaat dan Pembuatan Hand Sanitizer Daun Sirih Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah La Rakhmat Wabula; Maryam Lihi; Mohammad Dahlan Sely
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 5 (2021): JPMI - Oktober 2021
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.35

Abstract

Virus Covid-19 pertama kali muncul di tahun 2019. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus corona sebagai pandemik. Hal ini membuat pemerintah dan masyarakat dunia makin waspada dengan penyebaran virus corona. Meski penting untuk mencari informasi terpercaya, kita juga perlu mengetahui langkah-langkah untuk membentengi diri dari stres dan panik berlebih di tengah wabah corona. Pemerintah menghimbau setiap masyarakat melakukan isolasi mandiri dan mengurangi aktivitas keluar rumah. Selain itu pemerintah juga menghimbau menerapkan pola hidup bersih untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya adalah tetap menjaga tangan agar tetap bersih. Sulitnya mendapatkan hand sanitizer sekarang ini membuat masyarakat khawatir bila harus beraktifitas di luar rumah. Fenomena tersebut juga terjadi pada masyarakat Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. Sesuai dengan fenomena tersebut, maka Tim Pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penggunaan dan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih di Desa Tehoru. Metode yang digunakan adalah observasi dan sosialisasi tentang penggunaan dan pembuatan hand sanitizer serta praktek langsung dengan masyarakat desa. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi dan pembagian hand sanitizer untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sosialisasi ini memiliki dampak positif terhadap masyarakat Desa Tehoru dan dari segi ekonomi dapat menurunkan biaya pengeluaran untuk pembelian produk hand sanitizer.
Utilization of the National Health Insurance Healthy Indonesia Card (JKN KIS) in Negeri Liang, Central Maluku Regency Marthin Salakory, Hans Sammy; Makayaino, Hafis; Sely, Mohammad Dahlan; Matuulessy, Febby Sonya; Latucinsina, Luthfy
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 3 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i3.26125

Abstract

The National Health Insurance Healthy Indonesia Card (JKN KIS) is Indonesia?s primary system for achieving Universal Health Coverage. Although many people nationwide are enrolled, use remains limited in rural areas such as Negeri Liang in Central Maluku. This study explores factors affecting JKN KIS utilization by assessing residents? knowledge, access to information, attitudes, and social influences within rural communities. A cross-sectional survey of 189 residents from Liang Village used a structured questionnaire focusing on four latent constructs. Data analysis employed Partial Least Squares?Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS, with 5,000 bootstrapped resamples (two-tailed) to evaluate reliability, validity, and predictive relevance through loadings, AVE, CR, HTMT, R?, f?, and 95% confidence intervals. Results show that knowledge (β = 0.308, 95% CI: 0.182?0.442; f?= 0.147), access to information (β= 0.251, 95% CI: 0.118?0.389; f?= 0.104), and attitude (β= 0.357, 95% CI: 0.217?0.497; f?= 0.187) significantly and positively influence JKN KIS use, with attitude being the most impactful factor. Social influences, however, were not significant (β= 0.051, p= 0.388; f?= 0.004), indicating a limited direct effect. The structural model exhibits moderate explanatory power (R?= 0.482). In conclusion, participation in JKN KIS in rural areas is mainly driven by internal cognitive and emotional factors, rather than social influences. To boost engagement, strategies should focus on enhancing public knowledge, improving access to trustworthy information, and fostering positive attitudes. Policy recommendation: primary healthcare centers should prioritize attitude-oriented education and counseling, emphasizing financial protection and service benefits, with the aim of at least a 15% increase in valid JKN KIS claims within one year.?Keywords: Health Insurance Utilization, Knowledge, Information Access, Attitude, Social Factors?