Maritje S. J. Malisngorar
Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKes Maluku Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Dan Simulasi Pemberian Bantuan Hidup Dasar pada Nelayan Tradisional di Desa Kawa Kabupaten Seram Bagian Barat La Rakhmat Wabula; Maritje S. J. Malisngorar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 6 (2021): JPMI - Desember 2021
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.45

Abstract

Maluku merupakan salah satu provinsi bahari di Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya hidup sebagai nelayan tradisional dan tinggal di Kawasan Pesisir. Sebaran masyarakat Desa Kawa adalah hidup di daerah pesisir yang berhadapan dengan lautan dimana bermata pencaharian utama adalah nelayan. Letak Desa Kawa dengan pelayanan kesehatan (Puskesmas) dibatasi dengan transportasi darat dan lautan dengan jarak tempuh ± 45 menit. Hal ini membuat masyarakat tidak terlalu peka dengan masalah kesehatan dan terbiasa hidup mandiri namun tidak tahu akan tndakan mandiri dalam menangani sebuah masalah kegawatdaruratan. Berdasarkan data yang diperoleh di Masyarakat Desa Kawa selama ini sering terjadi kecelakaan berupa tenggelam, sehingga masyarakat ingin tahu akan penanganan pertama pada kasus tenggelam. Hal ini didasari pada lokasi desa yang jauh dari tenaga penolong (paramedis dan medis) dan tempat pertolongan (Puskesmas), sehingga masyarakat berkeinginan kuat untuk bisa secara mandiri melakukan cara pertolongan (Bantuan Hidup Dasar) pada kasus kecelakaan yang terjadi di laut, salah satunya adalah tenggelam. Demi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam di pesisir untuk memberikan pertolongan BHD yang tepat, maka berdasarkan analisis tim pengabdian di Desa Kawa untuk diberikan solusi yaitu melakukan sosialisasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk masyarakat awam dengan sasaran adalah masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dengan metode ceramah dan simulasi tindakan. Adapun hasil kegiatan yang dicapai dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan diketahui dari hasil post-test. Kenaikan nilai post-test sebesar 61,5% nelayan tradisional mempunyai pengetahuan baik