Muhardiansyah - -
Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kabupaten Kota Tertinggal Selama Kepemimpinan Gubernur Aceh Zaini Abdullah (Studi Penelitian Kabupaten Aceh Singkil) Muhardiansyah Muhardiansyah; Muhardiansyah - -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.652 KB)

Abstract

ABSTRAKPENGEMBANGAN KABUPATEN TERTINGGAL SELAMA KEPEMIMPINAN GUBERNUR ZAINI ABDULLAH(STUDI PENELITIAN KABUPATEN ACEH SINGKIL)Muhardiansyah, Radhi Darmansyah, M.Sc(Muhardiansyah.adi@gmail.com, e.rxdhi@gmail.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaAceh Singkil merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah terujung pantai Barat-Selatan Aceh. Wilayah Aceh Singkil berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara. Jarak tempuh dari Aceh Singkil ke Banda Aceh adalah sejauh 15 jam perjalanan menggunakan transportasi darat. Jauhnya jarakkabupaten Aceh Singkil dengan Provinsi Aceh menjadi satu indikasi besar dalam ketertingalan pembangunan Kabupaten Aceh Singkil sendiri. Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019 yang menetapkan wilayah Singkil sebagai daerah tertinggal dan termiskin. Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan apa saja yang telah diambil oleh Pemerintah Aceh dalam mempercepat pembangunan daerah tertinggal khusnya Kabupaten Aceh Singkil dan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam membangun daerahnya dan faktor apa saja yang menghambat percepatan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang berlandaskan deskriptif, penelitian kualitatif deskriptif adalah melibatkan kegiatan ontologis. Data yang dikumpulkan berupa kata-kata, kalimat atau gambar yang memiliki arti lebih daripada sekedar angka atau frekuensi. Peneliti menekankan catatan yang menggambarkan situasi sebenarnya guna mendukung penyajian data. Jadi dalam mencari pemahaman riset kualitataif tidak memotong halaman cer itera dan data lainnya dengan simbol-simbol angka. Hasil penelitian menununjukan bahwa Kabupaten Aceh Singkil merupakan Kabupaten yang tertinggal, dilihat dari segi pembangunan dan perekonomian masyarakat setempat yang masih sangat jauh dari kata layak. Naumun pasca penetapan Presiden Republik Indonesia tentang daerah-daerah tertinggal yang ada di Indonesia, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah melakukan berbagai macam upaya untuk mendorong percepatan pembangunan daerah tersebut selama kepemimpinan Gubernur Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Diharapkan kepada Pemerintah Aceh harus mengefaluasi setiap tahunnya pembangunan sosial ekonomi masyarakat Aceh Singkil, agar kekurangan -kekurangan dalam membangun Aceh Singkil bisa disarankan kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Aceh Singkil harus memiliki program-program yang berperan Aktif dalam mendorong perekonomiaan masyarakat.Kata Kunci: Pemerintahan, Aceh Singkil, Ketertinggalan ABSTRACTThe Development of Underdeveloped Regency Under Zaini Abdullah Aceh Governor Leadership(A Study at Aceh Singkil Regency)Aceh Singkil is a regency which is located in the West Aceh, in the geographical end of Aceh Province which is directly adjacent with North Sumatra Province. The distance between Banda Aceh-Singkil can be reached for 15 hours of land trip. If it was reached by land transportation from Banda Aceh and passed 7 regions. The distance between Aceh Singkil region with Aceh province become one big indication of the Aceh Singkil region underdeveloped development. Joko Widodo as President through the President Regulation No 131 of 2015 about the determination of the underdeveloped Region of 2015-2019 decided Singkil as one of the underdeveloped and the poor Region. The aim of this research was to know the policy taken by Aceh government in accelerating the developmen t of underdeveloped region especially in Aceh Singkil region in developing their region and what factors which obstruct the development. This research used descriptive qualitative research which involves the ontology activities. The data collected are words, sentences, or picture which has meaning more than numbers or frequency. This research stressed on the note which describes the actual situation to support the data presentation. So in seeking the qualitative research understanding, it did not reduce the content and other data with the number and symbol. The result of the research showed that Aceh Singkil region is an underdeveloped region, viewed from the development and financial society which is still not proper. But after the decision of Republic Indo nesian President about the underdeveloped regions in Indonesia, Aceh and Aceh Singkil region government have made certain efforts to encourage the development under Zaini Abdullah and Muzakkir Manaf leadership Governor. It is expected that Aceh government must evaluate the social economy development of Aceh Singkil society every year. The shortage in developing Aceh Singkil can be suggested to the Municipality and Aceh Singkil government to actively develop the other programs in developing the economy of the society. Keyword: Government, Aceh Singkil, Underdeveloped