Achmad Lukman Hakim
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Promosi Kesehatan dan Kebijakan Physical Distancing Terhadap Perilaku Pencegahan COVID-19: Health Promotion and Physical Distancing Policies on Prevention of Covid-19 Achmad Lukman Hakim
KELUWIH: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 2 (2021): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (June)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/kesdok.V2i2.3985

Abstract

Abstract—Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a contagious disease caused by a coronavirus where the virus attacks the respiratory tract and can infect humans and animals. Therefore, preventive measures against breaking the chain of transmission of this infectious disease must be carried out as quickly as possible in breaking the chain of transmission of COVID-19. The research objective was to determine the relationship between health promotion through social media and physical distancing policies on behavioral prevention of COVID-19 in urban communities. The research method is quantitative with cross sectional research design. The population in this research is all urban people who live in the DKI Jakarta area. The sampling technique used accidental sampling of 100 respondents. The data used are primary data through distributing questionnaires and secondary data derived from Jakarta's COVID-19 monitoring data. Data analysis was performed univariate and bivariate with the Pearson product moment correlation test. The results showed the relationship between health promotion through social media (with p-value = 0.001 and r = 0.315) and physical distancing policies (with p-value = 0,000 and r = 0.973) on COVID-19 prevention behavior in urban communities. It is hoped that the government will not hesitate in carrying out policies in reducing the spread of COVID-19 and promoting coordination with various related parties. Keywords: health promotion, physical distancing policies, social media Abstrak— Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus dimana virus tersebut menyerang saluran pernafasan dan dapat menginfeksi manusia dan hewan. Oleh sebab itu, tindakan pencegahan terhadap memutus rantai penularan penyakit menular tersebut wajib dilakukan secepat mungkin dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara promosi kesehatan melalui media social dan kebijakan physical distancing terhadap perilaku pencegahan perilaku COVID-19 pada masyarakat perkotaan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh masyarakat perkotaan yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 100 responden. Data yang digunakan data primer melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder yang berasal dari data pemantauan COVID-19 DKI Jakarta. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menujukkan hubungan promosi kesehatan melalui media sosial (dengan p-value=0,001 dan r=0,315) dan kebijakan physical distancing (dengan p-value=0,000 dan r=0,973) terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat perkotaan. Diharapkan pemerintah tidak ragu dalam menjalankan kebijakan dalam menekan penyebaran COVID-19 serta mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kata kunci: kebijakan physical distancing, media sosial, promosi kesehatan
Analisis Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Achmad Lukman Hakim; Catur Septiawan Gunarto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.17 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v7i04.167

Abstract

Sistem manajemen mutu ISO 9001 merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek standar untuk manajemen sistem, yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dokumentasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Jakarta tahun 2017. Jenis penelitian kualitatif dengan analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh semua dokumen yang ada di STIKIM dapat memenuhi persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015, tetapi masih ada dokumen yang memiliki kelemahan, seperti evaluasi diri belum disesuaikan dengan standar ISO 31000, pernyataan standar mutu belum seperti yang dirumuskan pada buku pedoman sistem manajemen mutu pendidikan tinggi yang memiliki rumusan Audience, Behaviour, Competence, dan Degree, serta setiap standar belum dilengkapi dengan manual SPMI. Selain itu dalam dokumen manual mutu dan prosedur belum sesuai pada standar ISO 10013. Diharapkan STIKIM memperbarui konten isi dari dokumen sesuai dengan pedoman yang ada serta peraturan-peraturan yang terbaru.
Pengembangan Matriks antar Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi Achmad Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.095 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.219

Abstract

Urgensi pengembangan sistem akreditasi nasional adalah untuk merespon dan mengantisipasi perubahan internal dan eksternal yang terkait dengan dunia pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan matriks ke asosiasi antar standar nasional pendidikan tinggi, akreditasi perguruan tinggi dan akreditasi program studi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penelitian dan pengembangan. Informan penelitian ini adalah kepala Penjaminan Mutu, Wakil Katua I STIKIM serta orang yang ahli di bidang standar pendidikan tinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Maret 2019 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Jakarta. Pengembangan standar dilakukan dengan melihat aspek ketersediaan, yakni STIKIM saat ini telah mengambangkan yang awalnya tersedia 25 standar menjadi 30 standar. Berdasarkan aspek kecukupan, hasil studi literatur yang peneliti lakukan, 30 standar yang dikembangkan STIKIM sudah mencakup standar minimum dalam penilaian instrumen akreditasi perguruan tinggi 3.0 dan telah disesuaikan dengan penilaian instrumen akreditasi program studi 4.0. Berdasarkan aspek kemutakhiran, pernyataan standar yang dikembangkan sudah ditingkatkan selaras dengan matriks penilaian akreditasi institusi 3.0 dan akreditasi program studi 4.0. Diharapkan STIKIM dalam membuat program kerja menyesuaikan standar yang telah ditetapkan, yaitu pada indikator kinerja STIKIM.
Analisis Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Achmad Lukman Hakim; Catur Septiawan Gunarto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v7i04.167

Abstract

Sistem manajemen mutu ISO 9001 merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek standar untuk manajemen sistem, yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dokumentasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Jakarta tahun 2017. Jenis penelitian kualitatif dengan analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh semua dokumen yang ada di STIKIM dapat memenuhi persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015, tetapi masih ada dokumen yang memiliki kelemahan, seperti evaluasi diri belum disesuaikan dengan standar ISO 31000, pernyataan standar mutu belum seperti yang dirumuskan pada buku pedoman sistem manajemen mutu pendidikan tinggi yang memiliki rumusan Audience, Behaviour, Competence, dan Degree, serta setiap standar belum dilengkapi dengan manual SPMI. Selain itu dalam dokumen manual mutu dan prosedur belum sesuai pada standar ISO 10013. Diharapkan STIKIM memperbarui konten isi dari dokumen sesuai dengan pedoman yang ada serta peraturan-peraturan yang terbaru.