Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Apartemen di Banda Aceh Yona Novita Sampani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 1, No 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.728 KB)

Abstract

APARTEMEN DI BANDA ACEHDengan Pendekatan Arsitektur HijauYona Novita Sampani1, Dr.Cut Dewi2, Burhan Nasution2Mahasiswa Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala2Dosen Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Syiah KualaAlamat Email penulis: yonanovita26@gmail.comAbstractThe needs for aprtement is triggered by the increasing of population and the sortage of availibility of lands. Therefore, the inhabitants move to suburd area and they need to pay extra cost for transpotration due to distance between housing area and working area which is mostly in the city centre. To solve the problem, many cities in the world have innitiated vertical residential complex wich is one of them is Apartement. Therefore, this project takes innitiative to provide an aprtement especially for middle class inhabitants that work as managers, excecutive officers, expatriats, and other middle class groups. This luxury apartement is located at Jalan Dr. Mr. Muhammad Hasan, Batoh. This area is part of newtown of Banda Aceh in where many government offices and business take place. As a vertical living, apartment needs high level of comfort which can be reached through the accomodation of environmental condition. Green architecture is one of approach that can solve this problem. Green Architecture as a thought and design concept that simultaneously along with the natur.Keywords : Apartement, luxurious, green Architecture.AbstrakKebutuhan akan aprtement dipicu oleh meningkatnya populasi dan sortage ketersediaan lahan. Oleh karena itu, penduduk pindah ke daerah pinggiran kota dan mereka perlu membayar biaya tambahan untuk transpotasi karena jarak antara kawasan perumahan dan wilayah kerja yang sebagian besar berada di pusat kota. Untuk mengatasi masalah tersebut, banyak kota di dunia yang memiliki residensial hunian vertikal yang salah satunya adalah Apartement. Oleh karena itu, proyek ini membutuhkan innitiatif untuk memberikan aprtement terutama bagi masyarakat kelas menengah yang bekerja sebagai manajer, perwira perwira, ekspatriat, dan kelompok kelas menengah lainnya. apartement mewah ini terletak di Jalan Dr. Pak Muhammad Hasan, Batoh. Kawasan ini merupakan bagian dari kota baru Banda Aceh di mana banyak kantor pemerintahan dan bisnis berlangsung. Sebagai tempat tinggal vertikal, apartemen membutuhkan tingkat kenyamanan yang tinggi yang bisa dijangkau melalui akomodasi kondisi lingkungan. Arsitektur hijau merupakan salah satu pendekatan yang bisa mengatasi masalah ini. Arsitektur Hijau sebagai konsep pemikiran dan desain yang sekaligus bersamaan dengan natur.Kata kunci: Apartemen, mewah menengah keatas, Hunian vertikal, arsitektur Hijau.