Arhananta Arhananta
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONTROL GEOMORFOLOGI DAN KARAKTERISTIK PANTAI TERHADAP KERENTANAN TSUNAMI DI YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT, KABUPATEN KULONPROGO Nazwa Khoiratun Hisan; Silvanus Sefrian Prakoso; Dissa Firlina Aya Chania; Arhananta Arhananta
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1060

Abstract

Penelitian tentang kerentanan bencana sangat penting dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu pokok permasalahan sebenarnya adalah pembangunan bandara terhadap potensi kerentanan tsunami. Lokasi penelitian di Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang dilakukan di antaranya adalah pemetaan permukaan meliputi: pengukuran, pengambilan sampel batuan, kemudian dilakukan analisis lapisan overlay stratigrafi, struktur geologi, geomorfologi, jarak dari pantai, dan karakteristik pantai untuk melakukan skoring. Daerah penelitian termasuk ke dalam 5 formasi stratigrafi regional Kulonprogo dari tua ke mudah secara berurutan Formasi Nanggulan Muda, Formasi Kebo-Butak, Formasi Andesit Tua, Formasi Sentolo, dan Sedimen Aluvial. Ada 4 kelurusan struktur geologi dengan arah umum N-S, E-W, NW-SE, dan NE-SW. Sesar ini memotong melalui Sedimen Aluvial, Formasi Sentolo, Formasi Kebo-Butak, dan Formasi Andesit Tua. Bagian tengah, utara, barat, dan timur jauh dari pantai sedangkan bagian selatan adalah daerah yang paling rawan. Daerah dataran pantai ini memiliki relief yang relatif rendah, garis pantai lurus, pantai dengan kemiringan yang relatif curam, dan pantai yang panjang melampaui 200 meter. Berdasarkan analisis penilaian kerentanan stratigrafi, struktur geologi, geomorfologi, jarak dari pantai, dan karakteristik pantai, diperoleh kesimpulan bahwa daerah-daerah yang memiliki potensi kerawanan terbesar tsunami di wilayah penelitian berada di bagian selatan di mana terdapat di mana terdapat keberadaan Yogyakarta International Airport.
HIDROKIMIA AIR TANAH MANIFESTASI GEDONGSONGO PANASBUMI UNGARAN, SEMARANG, JAWA TENGAH, INDONESIA Nazwa Khoiratun Hisan; Pius Artdanno Bernaldo; Ludovicus Damardika Jasaputra; Arhananta Arhananta
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1061

Abstract

Manifestasi geothermal itu salah satunya adalah air panas. Selain air panas ternyata pengetahuan mengenai air dingin juga penting untuk dibandingkan lingkungannya dengan air panas. Penelitian mengenai hidrokimia air dingin dalam kurun tahun 1996-2020 di Gunung Ungaran belum pernah dilakukan. Lokasi penelitian terletak disekitar komplek Candi Gedongsongo, Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Metode yang digunakan untuk mengetahui komposisi kimia adalah analisa geokimia air dingin dan studi literatur. Kemudian untuk mengetahui dinamika pembentukan airtanah dilakukan fieldcheck meliputi pemetaan sebaran batuan, pengambilan sampel batuan, pengukuran muka air tanah, dan pengukuran data struktur. Berdasarkan data kimia air panas bahwa jenis fluida fluida geothermal meliputi air klorida, bikarbonat dan sulfat yang unsur yang dominan yaitu bikarbonat. Berdasarkan analisa hidrokimia air dingin Segitiga anion yang terdapat pada diagram piper bagian kanan bawah menunjukkan kandungan ion pada sampel mata air mengelompok pada bagian kiri bawah yang menunjukkan bahwa sampel mata air memiliki tipe anion bikarbonat.
ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA BUKIT DAERAH MLAKON, SAMBIREJO, PRAMBANAN, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE BISHOP Heza Putra Maulana Aji Sakti; Abdullah Khafid Ma’ruf; Arhananta Arhananta; Nazwa Khoiratun Hisan; Nur Alif Yusuf Putra Karlina
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3073

Abstract

Prambanan merupakan salah satu kawasan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang saat ini cukup banyak penduduknya. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan juga kawasan Prambanan merupakan kawasan Wisata, pasti kedepannya akan banyak kegiatan pembangunan sarana prasarana dan juga rumah hunian warga. Sebelum dilakukannya pembangunan, alangkah baiknya untuk mengetahui keamanan dan kestabilan tanah atau lereng di daerah tersebut untuk mengurangi resiko. Data lapangan yang didapat diolah menggunakan Software Slide Rockscience 6.0. untuk mengetahui nilai faktor keamanan. Geologi pada daerah Mlakon, Sambirejo, Prambanan, Sleman, DIY terdiri dari Formasi Semilir yang dicirikan dengan satuan lapili dan tuf. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari bentuk lahan gawir, bentuklahan bukit sisa, perbukitan terkikis, dataran alluvial, dataran limpah banjir, dan tubuh sungai. Struktur yang berkembang di lokasi pengamatan mekanika tanah tidak berkembang dengan baik, sedangkan di lokasi pengamatan mekanika batuan berkembang kekar gerus berpasangan dengan arah orientasi relatif N-S, W-E, dan NW-SE. Karakteristik tanah pada lokasi pengamatan mekanika tanah cukup lembab sehingga pengambilan sampel cukup susah. Karakteristik batuan di lokasi pengamatan mekanika batuan terdiri dari batuan gunungapi berupa lapilli dan di beberapa bagian sudah lapuk. Hasil dari analisa mekanika tanah menggunakan metode bishop menghasilkan nilai FK 1,25 yang berarti lereng stabil. Hasil analisa mekanika batuan menggunakan metode bishop menghasilkan FK  1,25 yang berarti lereng labil atau biasa terjadi longsor. 
STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI JATEN PADA FORMASI JATEN DAERAH PANDEAN, DONGKO, KABUPATEN TRENGGALEK, JAWA TIMUR Elian Mukti Prabowo; Dhea Puja Lestari; Arhananta Arhananta; Heza Putra Maulana Aji Sakti; Abdullah Khafid Ma’ruf
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3075

Abstract

Geologi zona Pegunungan Selatan telah banyak dipelajari secara sistematik dan luas. Namun pemahaman mengenai geologi Jawa terkhusus pada Zona Pegunungan Selatan masih terbatas. Penelitian mengenai stratigrafi di Trenggalek dalam kurun waktu 1992-2022 belum ada yang membahas mengenai lingkungan pengendapan dari formasi Jaten. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Dongko yang meliputi Desa Cakul, Desa Petung, Desa Salamwates dan Desa Pandean, yang berada di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian terdiri dari pengambilan data di lapangan dan analisis laboratorium untuk mengetahui zona bathymetry dan lingkungan pengendapan pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil analisa profil dan mikropaleontologi, lingkungan pengendapan formasi Jaten pada daerah penelitian adalah tidal flat dan termasuk dalam zona bathymetry neritic tepi.