This Author published in this journals
All Journal SulukIndo
Muhamad Musmualim Sahfan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DISKRIMINASI MASYARAKAT TIONGHOA: TINJAUAN SOSIOLOGIS DALAM NOVEL BONSAI, HIKAYAT SATU KELUARGA CINA BENTENG KARYA PRALAMPITA LEMBAHMATA Sahfan, Muhamad Musmualim
SULUK INDO Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Diskriminasi Masyarakat Tionghoa: Tinjauan Sosiologis Dalam Novel Bonsai, Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng”. Novel Bonsai, Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng adalah novel Tionghoa mutakhir karena ditulis tahun 2011 karya Pralampita Lembahmata. Novel ini bercerita tentang kehidupan sebuah keluarga Tionghoa Benteng dalam menghadapi perlakuan diskriminasi keturunan Tionghoa sejak masa penjajahan Belanda hingga akhir rezim Orde Baru. Novel Bonsai, Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng dikaji menggunakan metode struktural sebelum melakukan analisis kandungan isi. Metode ini diperlukan sebagai upaya menemukan tema, alur, latar dan pelataran, tokoh dan penokohan, sudut pandang, dan amanat. Hasil dari analisis struktur cerita rekaan kemudian dilakukan analisis tentang kandungan isi menggunakan metode sosiologi yang menitikberatkan pada aspek sosial. Selain aspek sosial, novel ini menggunakan latar belakang sejarah, maka diperlukan analisis perbandingan (korelasi) antara aspek sosial novel dengan catatan sejarah Indonesia. Dalam penelitian ini, disimpulkan dua (2) hal. Pertama, melalui analisis sosiologi diungkap bahwa diskriminasi terhadap keturunan Tionghoa selama ini terjadi karena “adu domba“dan kesalahpahaman. Kedua, dengan menggunakan perbandingan novel Bonsai, Hikayat Satu Keluarga Cina Benteng dengan buku-buku sejarah Indonesia dan sejarah Tionghoa di Indonesia, terjadi sinkronisasi atau persamaan waktu dan tempat kejadian. Kata kunci: Sosiologi, diskriminasi, keturunan Tionghoa, karya sastra Tionghoa