Minto Basuki
Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN BUNKER UNTUK MENCEGAH TUMPAHAN MINYAK DI ATAS KAPAL SESUAI ISGOTT PADA KM. CAMARA NUSANTARA I Irma Rif'atus Sholihah; Minto Basuki; Pramudya Imawan Santosa
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.977

Abstract

Kecelakaan kapal dapat terjadi pada kapal-kapal baik dalam pelayaran, sedang berlabuh atau sedang melakukan kegiatan pengisian bahan bakar di terminal begitu juga kecelakaan kapal pada saat kondisi sedang melakukan proses bunker. Maka penulis menganalisa hal tersebut dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung dilapangan dan wawancara terhadap tenaga ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur bungker yang sesuai dengan aturan yang juga mencegah terjadinya tumpahan minyak pada saat kegiatan bunker berlangsung dan bagaimana untuk mengatasi beberapa tingkat risiko agar pekerjaan bunker diatas kapal bisa berjalan sesuai prosedur dengan minim risiko yang terjadi di kapal KM. Camara Nusantara 1. Dari hasil perhitungan matrik risiko diperoleh nilai rating risiko yang terjadi pada pekerjaan bunker di kapal KM. Camara Nusantara 1 adalah, masih baik untuk pengendaliannya, tetapi harus tetap diperhatikan mengenai pelaksanaan prosesbunker karena merupakan proses utama dalam kegiatan bunker yang apabila terhambat atau terhenti akan mengalami eterlambatan dan sumber bahaya berikutnya adalah yang paling fatal, kurangnya menjaga keamanan lingkungan di area kerja yang dapat memicu terjadinya kebakaran/ledakan dan pencemaran laut yang berakibat sangat fatal. Dengan acuan rating risikonya menggunakan The Australian New Zaeland Risk Manajemen Standart (AS/NSZ 4360,2004). Sehingga rata-rata tingkat risiko di kapal KM. Camara Nusantara 1 masih tergolong rendah atau sangat rendah dari rawannya risiko, namun mitigasi risiko tetap diberikan untuk menjaga ketika keamanan atau adanya risiko yang tinggi muncul sewaktu-waktu yang akan terjadi.
MODEL IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH MENGENAI BALLAST WATER MANAGEMENT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Nuris Samsi Aningtyas; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1000

Abstract

Dampak dari pembuangan air ballas yang sangat berbahaya yaitu berkembangnya spesies asing (spesies invasive) di laut, menurut IMO, hal dinilai lebih sulit ditanggulangi dibanding dampak dari pencemaran akibat tumpahanminyak. Sejak tahun 2004, International Maritime Organization (IMO) telah mengadopsi konvensi Ballast Water Management untuk mencegah penyebaran organisme air berbahaya dari suatu daerah ke daerah lain. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yakni mengambil data model implementasi peraturan yang sudah ada di Pemerintahan Indonesia mengenai pengolahan air balas di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan kesiapan sumber daya manusia yang ada di pelabuhan dan di kapal. Untuk mengetahui peraturan yang sudah diterapkan di pelabuhan maka dilakukan survey secara langsung dan untuk mengetahui kesiapan SDM yang ada di kapal maka dilakukan survey melalui google form yang telah dibuat oleh penulis, lalu dilakukan analisa mengenai respon/jawaban dari para SDM. Dengan keluarnya Perpres Nomor 132 Tahun 2015 dan surat edaran pada tahun 2019 maka pihak Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya segera menerapkan Peraturan Pemerintah mengenai Ballast Water Management. Untuk kesiapan SDM yang ada di kapal banyak yang sudah mengetahui peraturan nasional dan internasional mengenai Ballast Water Management hanya saja tidak menyeluruh. Perlunya penyiapan SDM pengelola dalam antisipasi penerapan aturan internasional dan nasional tersebut.
STUDY IMPLEMENTASI ISPS CODE PADA PELABUHAN DILI TIMOR-LESTE Agosto Taequi; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.979

Abstract

Keamanan dan keselamatan pada kapal dan fasilitas di pelabuhan Dili, Timor-Leste merupakan hal yang sangat penting bagi kunjungan kapal-kapal maupun proses bongkar muat barang. Tujuan penelitian ini mengetahui penerapan ISPS (The International Ship and Port Facility Security Code) untuk mengurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan pelabuhan. Data untuk analisis berdasarkan data data lapangan yang berkaitan dengan penerapan ISPS di pelabuhan Dili Timor-Leste. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil analisis di dapatkan bahwa langkah-langkah perlindungan keamanan dan keselamatan fasilitas di pelabuhan Dili Timor-Leste masih minimum yang harus ditingkatkan dengan menggunakan kartu pengenal berupa Id card dan proses keluar masuk sesuai prosedur di pelabuhan Dili Timor-Leste. Semakin ramainya di pelabuhan Dili Timor-Leste maka harus di tambahkan dengan pos-pos penjaga keamanan.