Rahmatullah Rahmatullah
Young Interfaith Peasmakar Community, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menakar Hermeneutika Fusion of Horizons H.G. Gadamer dalam Pengembangan Tafsir Maqasid Alquran Rahmatullah Rahmatullah
Nun : Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Ilmu Alqur'an dan Tafsir se-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.861 KB) | DOI: 10.32495/nun.v3i2.47

Abstract

Gadamer merupakan salah satu tokoh hermeneutika yang cukup populer dengan gagasannya fusion of horizons. Tawaran tersebut menjadi salah satu tawaran alternatif untuk memahami teks secara proporsional dan dapat diaplikasikan untuk memahami setiap teks termasuk teks kitab suci. Tulisan sederhana ini mencoba memahami gagasan fusion of horizons dan hubungannya dengan penafsiran Alquran. Melalui pembacaan hermeneutika Gadamer, sikap terbaik untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif adalah pertama, kemauan terbuka untuk menerima gagasan dan wawasan baru. Hal ini penting untuk memperluas cakrawala seseorang sehingga ia dapat menjangkau hal-hal yang lebih luas lagi. Kedua, menghasilkan pemahaman baru atau memproduksi sesuatu yang baru. Meski demikian, perlu digarisbawahi bahwa kebaruan gagasan tidak dapat diperoleh tanpa memahami sejarah masa lampau. Ketiga, pemahaman yang efektif bukanlah pemahaman yang berdiri sendiri, justru pemahaman yang valid adalah pemahaman yang bersumber dan ditopang dari horizon-horizon yang beragam. Semakin luas horizon, semakin luas pula pemahamannya. Keempat, semangat fusion of horizon dapat dikembangkan dalam konteks memahami Alquran dengan menggunakan tafsir maqasid Alquran, sehingga nilai-nilai Alquran dapat selaras dengan waktu dan tempat, shalih li kulli zaman wa makan.