Teknik Triple Modular Redundancy (TMR) diimplementasikan dalam sistem pengukuran parameter meteorologi. Perangkat pengukuran direkayasa dengan menerapkan metode TMR yang mengusung konsep voting untuk pengukuran suhu dan kelembapan. Setiap modul pengukuran parameter terdiri dari tiga sensor yang dirangkai sesuai konsep 2oo3 (two-out-of-three). Dengan teknik ini, kualitas pengukuran menjadi lebih baik dalam hal kontinuitas dan akurasi. Diketahui dalam proses pengujian kalibrasi perangkat yang telah direkayasa dengan TMR, hasil pengukuran kelembapan menunjukkan akurasi yang baik dengan nilai rata-rata koreksi 0,26%, demikian juga dengan keakurasian pengukuran suhu yang memiliki nilai rata-rata koreksi 0,04 °C. Continuity perolehan data pengukuran selama periode pengujian mencapai 100%, hal ini dikarenakan dengan TMR memungkinkan pengukuran tetap menghasilkan data meskipun ada salah satu sensor yang mengalami kegagalan (failure). Unit pemrosesan pada perangkat menggunakan mikrokontroler ATMega 2560, dilengkapi dengan fault warning dengan sms gateway memungkinkan adanya informasi dini gangguan terhadap sensor.Kata kunci— Triple Modular Redundancy, 2oo3, voting, akurasi, kontinuitas, pengukuran suhu dan kelembapan.