Angelarita Djami Raga
Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Ibu, ASI EkskIusif dan Akses Sanitasi Dasar Terhadap Stunting Pada BaIita Usia 2-5 Tahun di Puskesmas Manutapen, NTT, Tahun 2021 Angelarita Djami Raga; Hanna Tabita Hasianna Silitonga
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i2.p144-155.2022

Abstract

Balita pendek atau stunting merupakan panjang badan atau tinggi badan kurang berdasarkan usia sesuai dengan tabel status gizi WHO. Empat penyebab utama stunting adalah faktor keIuarga dan rumah tangga, makanan pendamping tidak adekuat, tidak ASI ekskIusif, dan kejadian infeksi. Tujuan: mengkaji hubungan karakteristik ibu, ASI ekskIusif dan akses sanitasi dasar terhadap stunting pada baIita usia 2-5 tahun di Puskesmas Manutapen tahun 2021. Metode: menggunakan metode observational analytic menggunakan pendekatan case control dengan besar sampel sebesar 48 ibu balita usia 2-5 tahun dengan masing-masing 24 pada keIompok kasus dan keIompok kontroI dan sampel diambil secara acak. Pengumpulan data meggunakan kuesioner dengan cara pengambilan data berupa wawancara terpimpin. Hasil: tidak terdapat hubungan antara usia ibu (p=0,156, OR=2,364), pekerjaan ibu (p=0,461, OR=0,429), dan pendidikan ibu (p=0,242, OR=0,500) terhadap stunting. Demikian juga tidak terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI ekskIusif (p=0,477, OR=0,600) dan akses sanitasi dasar (p=1,000, OR=1,400) terhadap kejadian stunting pada baIita usia 2-5 tahun di Puskesmas Manutapen tahun 2021. Kesimpulan: terdapat hubungan yang tidak signifikan antara usia ibu, pekerjaan ibu, dan pendidikan ibu, ASI eksklusif dan akses sanitasi dasar dengan kejadian stunting pada baIita usia 2-5 tahun di Puskesmas Manutapen tahun 2021.