Akhmad Margana
STKIP Garut

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ANTARA SISWA YANG MENDAPATKAN STRATEGI GIVING REWARD DENGAN KONVENSIONAL Hilma Nurulhaq; Akhmad Margana
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.307 KB)

Abstract

Abstract:Research using experimental methods with the group design is randomized control group pre-test-postest design, with these method, the file that will be examined are group into two classes namely the control class and the experimental class. Instrument used to measure the ratio of the mathematical problem-solving skills is objective test or description test be given before researcher provide treatment and after treatment. File analyses performed using Chi Kuadrat test and Mann-Whitney test. This study aimed to knowing the ratio of the mathematical problem-solving skills between students who get giving reward strategies with students who get conventional learning. The results of research showing that the mathematical problem-solving skills between students who get giving reward strategies better than students who get conventional learning. Abstrak:Penelitian dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain kelompok randomized control group pre-test-postest design, dengan metode tersebut data yang akan diteliti dikelompokan menjadi dua yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengukur perbandingan kemampuan pemecahan masalah matematika yaitu berupa tes objektif / uraian yang diberikan sebelum peneliti memberikan perlakuan dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji Chi Kuardat dan Uji Mann-Whitney. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan pemecahan masalah  matematika antara siswa yang mendapatkan strategi giving reward dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mendapatkan strategi giving reward lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER Neng Yani Permatasari; Akhmad Margana
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.287 KB)

Abstract

Abstract :To realize the expectation that students be creative and have a mathematical problem-solving ability is good, of course also needed a learning model based on creative problem solving. Among the learning model in question is the learning model Treffinger. This learning model will make students more active and make learning more fun activities. The author would like to see if an increase in the ability of students to solve problems that get Treffinger models better than the students who received the conventional model?. The method that I use in this study is the experimental method, that is by giving the treatment at two different sample classes. Based on the research results of the final test can be concluded there is an increase in the ability of students to solve problems that get better Treffinger models compared with the students who get a conventional model.Abstrak :Untuk mewujudkan harapan agar siswa menjadi kreatif dan memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang  baik, tentu dibutuhkan pula model pembelajaran yang berbasis pada pemecahan masalah secara kreatif. Diantaranya model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran Treffinger. Model pembelajaran ini akan menjadikan siswa lebih aktif serta menjadikan kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan. Penulis ingin melihat apakah  peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang mendapatkan model treffinger lebih baik dibandingkan dengan yang siswa yang mendapatkan model konvensional?. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan cara memberikan perlakuan pada dua kelas sampel yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian tes akhir dapat diambil kesimpulan terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang mendapatkan model treffinger lebih baik dibandingkan dengan yang siswa yang mendapatkan model konvensional.