Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR PADA PERAWATAN TALI PUSAT DI BPM Ny. INDAH PURWATI.SST.M.M.Kes DESA SIDOKATON KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG: Midwifery Care In Newborn Care At The Rope Centre In Bpm Ny. NDAH PURWATI.SST.M.M.Kes Sidokaton Kudu Jombang Anggita Rahayu Lutfiani; Kolifah Kolifah
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 1 No. 2 (2015): JIKeb | September 2015
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.099 KB)

Abstract

Pendahuluan : Di Indonesia dan Negara berkembang lain, penyakit tetanus neonatorum masih menjadi masalah. Hal ini terutama disebabkan karena faktor pencemaran lingkungan fisik dan biologik, faktor pemotongan alat tali pusat, faktor cara perawatan tali pusat, dan faktor imunisasi ibu.(Rukiyah, 2010) Metode : Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode penelitian kualitatif secara deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan yang meliputi pengkajian, diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun jumlah subyek penelitian adalah dua 2 responden dengan Diagnosa kebidanan yang sama untuk perawatan tali pusat Hasil : Hasil penelitian didapatkan hasil NCB SMK Ny.”S” umur 2 jam dan NCB SMK Ny.”Y”umur 2 jam dengan penatalaksanaan perawatan tali pusat yang baik dan benar, bahwa apa yang telah direncanakan telah terlaksana sesuai dengan keluhan dan kondisi bayi serta dievaluasi dengan hasil yang baik yaitu tali pusat bayi terawat dengan baik dan benar. Pembahasan : penelitian asuhan kebidanan bayi baru lahir, pada perawatan tali pusat yang baik dan benar, keduanya berjalan dengan baik, semua asuhan dapat dilakukan sesuai intervensi, serta bayi dalam keadaan sehat. Diharapkan kepada ibu dan keluarga dapat melaksanakan tindakan-tindakan yang telah diberikan bidan. Dan bagi tempat penelitian diharapkan meningkatkan pengawasan dan keterampilannya dalam memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir pada perawatan tali pusat, sehingga pelayanan yang diberikan kepada klien bisa lebih bermutu dan lebih baik. Kata Kunci : Bayi Baru Lahir, Perawatan Tali Pusat
DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PULO LOR KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG: Family Support Breast Feeding In Exclusive In The Village Pulo Lorkecamatan Jombang District Jombang Nensy Elisa; Kolifah Kolifah; Erika Agung M.
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 2 No. 2 (2016): JIKeb | September 2016
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.688 KB)

Abstract

Pendahuluan : ASI merupakan makanan yang pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah dan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Terkait itu, ada hal yang perlu disayangkanyakni rendahnya pemahaman ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pentingnya ASI bagi bayi. Akibatnya, program pemberian ASI Eksklusif tidak berlangsung secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Pulo Lor Kecamatan jombang Kabupaten Jombang. Metode : Penelitian ini dilakukan di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang pada tanggal 26-27 Agustus 2015. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif, populasinya adalah keluarga yang memberikan ASI eksklusifdi Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebanyak 30orang. Besar sampel sebanyak 30orang dengan teknik sampling total sampling. Variabel penelitian yaitu dukungan keluarga dalam pemberian ASI Ekslusif di Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Instrumen penelitian menggunakankuesioner yang dianalisis dengan analisis univariat kemudian diolah berdasarkan distribusi frekuensi. Hasil : Hasil penelitian didapatkanbahwa sebagian besar(76,00%) dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif adalah positif. Pembahasan : Sehingga disarankan untuk responden agarselalu memberikan ASI Eksklusif sehingga kebutuhan gizi bayi akan terpenuhi dan terciptalah manusia yang mempunyai kualitas SDM yang berkualitas. Dan tenaga kesehatan disarankan untuk membantu mempertahankan dukungan keluarga yang positif, dan mengarahkan keluarga yang dukungannya negatif dengan cara memberikan penyuluhan tentang dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci : dukungan keluarga, ASI eksklusif.