Alex Saleh
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ITENAS REKAYASA

Model Keseimbangan Lintasan Perakitan Mixed Model Menggunakan Algoritma Guided Greedy Randomized Adaptive Search Procedures dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi; Rahayu, Puji Purwaning
JURNAL ITENAS REKAYASA Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal ITENAS Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.295 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas model keseimbangan lintasan perakitan mixed model menggunakan algoritma guided greedy randomized adaptive search procedures (Guided GRASP) dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Keseimbangan lintasan perakitan mixed model adalah model lintasan perakitan tunggal yang merakit lebih dari satu produk sejenis atau memiliki karakteristik yang sama. Guided GRASP merupakan pendekatan metaheuristik yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap inisial solusi dan local search. Tahap 1 adalah tahap pembentukan solusi inisial yang dibentuk melalui restricted candidate list (RCL). RCL disusun menggunakan suatu fungsi greedy berbasis penambahan waktu operasi dari setiap elemen kerja yang akan ditempatkan dan suatu threshold parameter α. Tahap 2 bertujuan untuk mengurangi jumlah stasiun kerja sehingga efisiensi lintasan yang dihasilkan besar. Pada Tahap 2, dilakukan pengeksplorasian solusi dengan cara menukar elemen kerja (exchange) dan menambahkan elemen kerja di stasiun kerja lain (insert) dengan tetap tidak melebihi waktu siklus dan tidak melanggar precedence relations. Performansi model usulan diuji dengan menggunakan data-data dari literatur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model usulan dapat memberikan solusi yang sama dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dipublikasikan.Kata kunci: lintasan perakitan, heuristik, guided GRASP, mixed model, jumlah stasiun kerja ABSTRACTThis study discusses a model assembly line balancing mixed models using randomized greedy algorithm guided adaptive search procedures (Guided GRASP) with minimization criteria the number of work stations. Mixed assembly line balancing model is a model of a single assembly line to assemble more than one product type or have the same characteristics. Guided GRASP is a metaheuristic approach which consists of two phases: the initial solution and local search. Phase 1 is the initial stage of the formation of a solution formed by the restricted candidate list (RCL). RCL were prepared using a function -based greedy additional operation time of each element of the work that will be placed and a threshold parameter α. Phase 2 aims to reduce the number of work stations so that the efficiency of the resulting trajectory great. In Phase 2, conducted exploring a solution by swapping elements of work (exchange) and add an element of work in another work station (insert) while not exceeding the cycle time and does not violate the precedence relations. The performance of the proposed model was tested using data from the literature. The results show that the proposed model can provide a solution similar to previous studies that have been published.Keywords: assembly line, heuristic, guided GRASP, mixed model, the number of work stations
Model Perencanaan Pemotongan untuk Meminimumkan Jumlah Pemotongan dan Pemakaian Kain Zaini, Emsosfi; Prassetiyo, Hendro; Saleh, Alex; -, Yanti
JURNAL ITENAS REKAYASA Vol 16, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal ITENAS Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.518 KB)

Abstract

ABSTRAKArtikel ini membahas perencanaan pemotongan pada industri garment. Industri garment yang diamati adalah CV. Foggy, yaitu suatu perusahaan yang memproduksi celana panjang dari bahan denim. Perencanaan pemotongan pada penelitian ini disusun dalam bentuk algoritma perencanaan pemotongan kain, dan algoritma untuk penempatan panel dan trim. Algoritma penempatan panel dan trim menghasilkan jumlah kain yang terpakai minimum sedangkan algoritma perencanaan pemotongan kain dapat meminimumkan jumlah pemotongan dengan memperhatikan kombinasi dari seri pesanan. Algoritma yang dikembangkan, mampu menghasilkan penghematan pemakaian kain sebesar 18,772% dan pengurangan jumlah pemotongan sebesar 33% dibandingkan dengan perencanaan pemotongan yang dilakukan perusahaan.Kata kunci: perencanaan pemotongan, panel, trim, minimum, jumlah pemakaian kain, jumlah pemotongan.ABSTRACTThis article discusses the planning cuts in the garment industry. Garment industry is the observed CV. Foggy, which is a company that manufactures denim pants. Planning cuts in this study are arranged in the form of fabric cutting planning algorithms, and algorithms for the placement of panels and trim. Panels and trim placement algorithm produces the minimum amount of unused fabrics while cutting the fabric planning algorithm to minimize the number of cuts by taking into account a combination of serial order. The algorithm was developed, capable of generating efficient use of cloth by 18.772% and reduction in the number of cuts by 33% compared with the company plans.Keywords: planning cuts, panels, trim, minimum, amount of usage cloth, the number of cutsLoading...>>